Ilustrasi keluarga. (Foto: mycanopy.org)

ZNEWS.ID JAKARTA – Tidak ada lagi tempat terbaik untuk anak sebaik keluarga. Karena, hanya keluarga rumah mereka sesungguhnya. Apalagi pada situasi pandemi Covid-19 ini. Keluarga adalah tempat anak untuk berlindung dan mengembangkan dirinya.

Namun sayang, justru di masa seperti ini, anak juga rentan kehilangan pengasuhan dan pemenuhan haknya. Oleh karenanya, dibutuhkan pembagian peran yang baik dan kerja sama untuk melakukan pengasuhan secara setara oleh ayah dan ibu.

Data sebaran kasus nasional yang dikeluarkan oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 per 2 November 2020 menunjukkan bahwa berdasarkan jenis kelamin, baik kasus positif Covid-19 dan korban meninggal, seluruhnya didominasi oleh laki-laki.

Ilustrasi keluarga. (Foto: shutterstock.com)

Sedangkan, jika dilihat dari sebaran usia, didominasi oleh usia 30 hingga lebih dari 60 tahun. Dengan demikian, implikasinya akan ada banyak anak yang kehilangan pengasuhan, baik dari salah satu maupun kedua orang tuanya.

“Pandemi Covid-19 menyebabkan dampak yang besar terhadap kualitas pengasuhan yang diberikan kepada anak-anak kita. Akan ada banyak anak yang kehilangan pengasuhan, baik dari salah satu maupun kedua orang tuanya,” kata Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga, melalui siaran pers di laman resmi Kemen PPPA, Senin (9/11/2020).

Bintang menambahkan, guru, orang tua, dan anak-anak, harus beradaptasi dengan adanya kebijakan Belajar dari Rumah (BdR). BdR, kata dia, tentunya memiliki tantangan tersendiri.

“Perlu perhatian ekstra dari orang tua untuk memberikan pendampingan dan memastikan hak-hak anak tetap terpenuhi. Pengasuhan utamanya merupakan tugas kedua orang tua, baik ayah maupun ibu secara setara,” tuturnya.

BACA JUGA  Pernikahan Berkah

LEAVE A REPLY