Ilustrasi demam. (Foto: freepik.com)

ZNEWS.ID JAKARTA – Stres bisa merugikan tubuh, mulai dari mengganggu pola tidur, pencernaan, hingga siklus menstruasi wanita. Lalu, apakah stres juga bisa menyebabkan demam?

Mengacu pada Perpustakaan Kedokteran Nasional Amerika Serikat, MedlinePlus, seseorang dinyatakan demam yakni saat suhu tubuhnya di atas 37,2 -37,5 ° Celcius. Sementara, suhu tubuh normal diperkirakan sekitar 36-37,2 ° Celcius.

Dokter di Cleveland Clinic, Donald Ford, seperti dilansir dari Health, Jumat (30/10/2020), mengatakan bahwa stres dapat menyebabkan beberapa perubahan fisiologis kulit memerah. Tetapi, tidak mengubah suhu inti tubuh.

Di sisi lain, dokter spesialis penyakit dalam di NYU Langone, Ramiro Jervis, mengungkapkan jika pasien datang dengan demam, dokter mereka kemungkinan besar akan mencari penyebab selain stres, seperti infeksi.

Tetapi, meskipun stres mungkin tidak dapat menyebabkan demam secara langsung, kondisi ini masih dapat menyebabkan kerusakan serius pada tubuh Anda, yang secara tidak langsung dapat menyebabkan demam.

Menurut Ford, secara khusus, menahan stres untuk jangka waktu yang lama dapat melemahkan atau mengubah sistem kekebalan tubuh Anda. Saat kekebalan tubuh turun, Anda lebih rentan terhadap infeksi virus. Jadi, memiliki tingkat hormon stres yang lebih rendah dapat melindungi Anda dari penyakit.

Demam Psikogenik

Demam psikogenik seperti diungkap jurnal Temperature pada 2015 menggambarkan penyakit psikosomatis terkait stres yang terutama terlihat pada wanita muda.

BACA JUGA  4 Pilihan Olahraga Ini Bisa Bantu Redakan Stres Kamu

LEAVE A REPLY