Keluarga Abdul Hamid. (Foto: DD Sumsel)

ZNEWS.ID PALEMBANG – Abdul Hamid merupakan salah satu kepala keluarga yang terkena dampak pandemi Corona. Ia adalah seorang mualaf.

Sebelumnya pandemi datang, Hamid bekerja menawarkan minuman ringan atau kemasan dari warung ke warung. Namun, sejak Corona hadir, ia terpaksa diberhentikan sementara.

Saat ini, Hamid menjajakan makanan dan minuman ringan di depan rumahnya. Penghasilan yang diterima tidak lebih dari Rp 30.000 per hari.

Uang tersebut hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sementara, ia memiliki seorang putri yang kini mengenyam pendidikan di perguruan tinggi.

Hamid mengaku kesulitan membiayai pendidikan putrinya, Aisyah Kusuma Putri. Aisyah diterima sebagai mahasiswi di salah satu universitas swasta di Kota Palembang.

Ia memperoleh beasiswa dari pihak kampus. Namun, untuk kebutuhan lainnya, seperti biaya praktikum, harus mengeluarkan biaya sendiri.

Berat kiranya bagi Hamid untuk menjunjang kebutuhan pendidikan sang putri. Melihat penghasilannya hanya bisa untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Karena itu, ia butuh uluran tangan dermawan agar bisa meneruskan pendidikan putrinya. Sahabat bisa menyalurkan donasi infak atau sedekah kemanusiaan melalui BNI Syariah 96.96.933.56 atau Mandiri 1.130.007.653.474 a.n. Dompet Dhuafa Republika. (DD Sumsel)

BACA JUGA  Belajar Peduli Sesama, Joseph Jadi Mualaf

LEAVE A REPLY