Ilustrasi mobil terendam banjir. (Foto: ANTARA/Muhammad Iqbal)

ZNEWS.ID JAKARTA – Di musim hujan saat ini, banyak risiko yang dapat terjadi kepada kendaraan maupun pengemudi. Misalnya, bencana alam banjir dan tanah longsor.

Jika mobil Anda terendam banjir, ada beberapa hal yang harus dihindari agar klaim diterima asuransi. Adira Insurance membagi beberapa tips agar klaim konsumen diterima saat kendaraannya terkena banjir.

“Dengan perluasan bencana alam, pengendara bisa dijamin dari kerugian karena bencana alam, termasuk hujan es, banjir, dan lainnya. Tanpa adanya perluasan manfaat, risiko tersebut tidak akan dijamin,” kata Direktur PT Asuransi Adira Dinamika Tbk (Adira Insurance), Doni Gandamana, dilansir dari Antara, Rabu (28/10/2020).

Doni menjelaskan, jika terjebak banjir, agar pengendara bisa mengajukan klaim asuransi kendaraan bermotor dengan mulus, diharuskan tidak memaksakan menyalakan kendaraan bermotor di tengah banjir.

“Saat terjebak di tengah banjir, sangat penting bagi pengendara untuk tidak mencoba menyalakan mesin mobil. Karena, dapat mengakibatkan kondisi water hammer pada mesin memperparah kerusakan,” ujarnya.

Doni menambahakan, apabila berada di genangan air yang rendah, sebisa mungkin tinggalkan kendaraan. Kunci kendaraan. Tunggu hingga air surut dan menghubungi pihak asuransi atau derek untuk mengangkut mobil untuk diperbaiki.

Sebisa mungkin, lanjut Doni, jangan menerobos banjir. Apabila sengaja menerobos banjir sehingga kendaraan menjadi rusak, maka kendaraan tersebut masuk dalam pengecualian yang tidak dijamin dalam polis asuransi.

BACA JUGA  Sektor Otomotif Meksiko Berpacu Untuk Penuhi Aturan Baru

LEAVE A REPLY