Ilustrasi obat Ivermectin. (Foto: Unsplash)

ZNEWS.ID JAKARTA – Dokter dari Departemen Penelitian dan Pengembangan PT Harsen Laboratories, dr Herman Sunaryo Msc, mengatakan bahwa penggunaan obat anthelmintik (obat infeksi cacing) Ivermectin dapat menjadi alternatif pengobatan Corona.

“Masyarakat mungkin tidak tahu mengenai Ivermectin ini, karena di Indonesia obat ini lebih sering untuk veteriner. Tetapi, keprihatinan terhadap pasien Covid-19 yang meninggal tanpa obat telah menggerakkan para dokter di Peru, Dominica, Bangladesh, dan India untuk menggunakan Ivermectin,” ujar Herman dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (28/10/2020).

Menurutnya, selain sudah off paten, Ivermectin dapat digunakan oleh manusia. Harganya juga murah, aman, dan efektif. Sejumlah negara Amerika Selatan, kata Herman, juga telah menggunakan Ivermectin sebagai pengobatan dan tindakan pencegahan. Setelah, penelitian laboratorium awal menunjukkan bahwa obat itu dapat menghilangkan Corona.

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat atau Food and Drug Administration (FDA), sebelumnya juga menegaskan perlu pengujian lanjutan untuk memastikan apakah Ivermectin dapat mencegah atau mengobati Corona. Ivermectin sendiri sudah disetujui untuk infeksi parasit.

“Kami bersedia melakukan uji Klinis untuk Invermectin sebagai pengobatan Covid-19. Jika mendapatkan lampu hijau dari pemerintah, kami bersedia tanpa harus dibiayai oleh pemerintah untuk melakukan uji klinis terhadap Ivermectin. Dengan demikian, kami dapat turut berkontribusi pada kesehatan masyarakat khususnya di kondisi pandemi ini,” kata dia.

Jika Ivermectin terbukti dapat menolong pasien Corona, maka diperkirakan masyarakat hanya akan mengeluarkan biaya sekitar Rp 5.000 per tablet.

“Itu sangat terjangkau, apalagi melihat riwayat jurnal dan pengobatan sebelum di negara lain hanya dibutuhkan tiga tablet dengan dosis 12mg untuk pengobatan orang dewasa,” ujarnya.

BACA JUGA  Sepekan Difungsikan, Tower 5 Wisma Atlet Telah Dihuni 1.002 Pasien Corona

LEAVE A REPLY