Ilustrasi berdoa (Foto: Shutterstock.com)

Oleh: Ustaz Very Setiyawan Lc SPdI MH

ZNEWS.ID JAKARTA – Secara bahasa, doa mempunyai arti memanggil, mengajak, mengundang, atau memohon. Sedangkan, doa menurut istilah adalah permohonan seorang hamba kepada Allah agar apa yang ia inginkan dikabulkan.

Doa merupakan inti sari atau otaknya semua ibadah. Ibadah dalam bentuk apapun seperti salat, zakat, sedekah, puasa, haji, dan semua amal saleh adalah wujud permohonan serta cara kita menjawab panggilan Allah SWT.

Hal ini senada dengan firman Allah SWT:

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌۖ أُجِيبُ دَعۡوَةَ ٱلدَّاعِ إِذَا دَعَانِۖ فَلۡيَسۡتَجِيبُواْ لِي وَلۡيُؤۡمِنُواْ بِي لَعَلَّهُمۡ يَرۡشُدُونَ ١٨٦

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS Al-Baqarah: 186)

Ayat di atas juga ditegaskan oleh salah seorang sahabat bernama Abu Dzar Al-Ghifari, beliau berkata: “Amal kebaikan itu bisa menyempurnakan doa sebagaimana garam memberikan rasa pada masakan.”

Dari sahabat Nu’man bin Basyir, Rasulullah SAW bersabda:

إِنَ الدُّعاءَ هُوَ الْعِبادَةُ

“Sesungguhnya doa adalah ibadah.” (HR Tirmidzi, Abu Dawud, Nasa’i, Ibnu Majah, dan Al-Hakim)

Sahabat Anas bin Malik juga meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:

الدُّعاءُ مُخُّ الْعِبادَةِ

“Doa adalah otak (inti) nya ibadah.” (HR Tirmidzi)

BACA JUGA  17 Ayat Alquran tentang Motivasi yang Bisa Dijadikan Semangat Hidup

LEAVE A REPLY