Ilustrasi Alquran. (Foto: Pixabay)

ZNEWS.ID JAKARTA – Sebagai umat muslim, kita mungkin bertanya-tanya, kenapa Alquran tidak diturunkan secara sekaligus saja? Melainkan secara bertahap? Tentunya, Allah adalah sang pemilik rencana yang baik dan penuh kejelasan akan segala sesuatu.

Di balik rencana-Nya pasti ada hikmah didalamnya. Proses turunnya Alquran dilakukan secara bertahap atau bagian demi bagian sesuai kebutuhan kehidupan manusia dengan kurun waktu selama 23 tahun.

Sebelum menelisik lebih dalam, kita perlu mengetahui dahulu dua tahapan Alquran diturunkan. Sebagaimana dalam riwayat Ibnu Abbas yang dikutip As Suyuthi dalam Al-Itqan fi Ulum Al-Quran.

Tahap pertama, diturunkan sekaligus dari “Lauhil Mahfudz” ke “Baitul Izzah” di langit dunia sebagaimana susunan yang telah ditetapkan oleh Allah SWT. Tahap kedua, diturunkan dari langit dunia kepada Rasulullah SAW, dengan cara berangsur-angsur.

Sebagaimana firman Allah dalam Alquran Surah Al Isra ayat 106 yang artinya:

“Dan Alquran itu telah Kami turunkan dengan berangsur-angsur agar kamu membacakannya perlahan-lahan kepada manusia dan Kami menurunkannya bagian demi bagian.” (QS Al Isra:106)

Menurut kitab at-Tibyan fi Adab Hamalatil Quran karya an-Nawawi menjelaskan lima hikmah tentang diturunkannya Alquran secara bertahap.

1. Menguatkan Hati Nabi Muhammad SAW dalam Menyampaikan Dakwah

Pada saat Nabi Muhammad dan para sahabat berdakwah era Makkiyah kerapkali mendapatkan banyak penentang, dijauhi, bahkan dicemooh dan disiksa.

BACA JUGA  Agama adalah Nasihat

LEAVE A REPLY