Ilustrasi: Jawa Barat Berdaya dengan Menjahit (Jabar Bagja) memproduksi sebanyak 2.000 masker kain untuk didistribusikan ke wilayah Bandung dan sekitarnya. (Foto: DD Jabar)

ZNEWS.ID SUKABUMI – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu (18/10/2020), menyebutkan bahwa warga yang terkonfirmasi positif virus Corona bertambah sebanyak 62 orang. Jumlah ini menjadi rekor sejak kasus pertama ditemukan.

“Tingginya jumlah kasus baru ini terungkap setelah dilakukan pemeriksaan swab secara massal dan ada juga yang melakukan swab mandiri. Serta, penelusuran di mana yang dicurigai atau dari hasil rapid test reaktif yang diarahkan ke pemeriksaan swab,” kata perwakilan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi, Eneng Yulia, di Sukabumi, Minggu, (18/10/2020).

Menurutnya, dari hasil penelusuran, mayoritas kasus baru Corona di kabupaten terluas di Pulau Jawa dan Bali ini ternyata tidak ada riwayat perjalanan ke luar kota dan kontak erat dengan kasus sebelumnya.

Namun, ia menduga, kemungkinan warga yang tertular virus ini karena kontak dengan orang tanpa gejala (OTG) yang tidak mengetahui bahwa dirinya sudah positif Corona. Sehingga, menularkan ke orang lain.

Banyak pasien yang tidak mengetahui riwayat dari mana bisa tertular oleh virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan, China tersebut. Selain itu, kata Eneng, bisa saja saat beraktivitas di sekitar rumahnya ada OTG.

Menurut Eneng, dengan ditemukannya puluhan kasus baru dalam sehari ini pihaknya langsung melakukan tracing secara ketat, khususnya kepada keluarga dan orang terdekat dengan pasien tersebut.

Dari 62 kasus baru tersebut, 55 orang menjalani isolasi mandiri dan tujuh lainnya harus melaksanakan karantina di ruangan khusus isolasi rumah sakit rujukan untuk pasien Corona di Kabupaten Sukabumi.

BACA JUGA  Cara Aman Belanja Nyaman Kala Pandemi Corona

LEAVE A REPLY