AUTICS, inovasi Jasmine Kurniawan siswi dari MAN 4 Jakarta dan Adlina Burhanudin, siswi Zamzam Syifa Boarding School. (Foto: LIPI)

ZNEWS.ID JAKARTA – Bertambahnya penduduk membawa sejumlah permasalahan baru termasuk lingkungan. Mobilitas manusia yang semakin tinggi membuat penggunaan kendaraan bermotor sebagai kendaraan pribadi semakin meningkat.

Akibatnya, asap kendaraan bermotor menjadi sumber polusi udara yang berdampak negatif bagi lingkungan. Energi panas buangan yang tidak terpakai ini keluar melalui knalpot pada motor.

Jasmine Kurniawan siswi dari MAN 4 Jakarta dan Adlina Burhanudin, siswi Zamzam Syifa Boarding School, mengubah energi yang tidak terpakai ini menjadi hal yang bermanfaat. Di tangan kedua siswi ini, dihasilkan inovasi yaitu pengisi daya baterai (charger) handphone yang berasal dari energi panas buangan pada kendaraan bermotor (knalpot) dan panas matahari menjadi energi listrik.

Inovasi yang bernama AUTICS atau Auto Charging Thermoelectric Solar berhasil menghantarkan mereka meraih penghargaan Gold Medal kategori Green Technology dalam penyelenggaraan Virtual International Exhibition for Young Inventor (IEYI) 2020.

AUTICS memiliki cara kerja yakni energi buang kendaraan bermotor diubah menjadi energi listrik dengan menggunakan termoelektrik yang lebih pucat. Sedangkan, panel surya mengubah energi matahari menjadi energi listrik.

“Dengan dua alternatif sumber tersebut, AUTICS sebagai pengisi daya ponsel dapat dioperasikan secara maksimal, efisien, dan ramah lingkungan,” kata Jasmine, seperti dilansir dari laman resmi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Minggu (18/10/2020).

Sementara, Adlina menambahkan, listrik yang dihasilkan disesuaikan dengan kebutuhan ponsel sehingga alat ini aman digunakan. Ia juga menjelaskan bahwa AUTICS dilengkapi dengan teknologi auto cut-off untuk memutus energi jika energi listrik yang dihasilkan melebihi daya dukung alat tersebut.

BACA JUGA  ITB: Tsunami 20 Meter Terjadi Jika Dua Segmen Megathurst Pecah Bersamaan

LEAVE A REPLY