Ilustrasi meluangkan waktu berkualitas bersama keluarga. (Foto: mycanopy.org)

ZNEWS.ID JAKARTA – Psikolog klinis anak dan keluarga dari Tiga Generasi, Saskhya Aulia Prima, merekomendasikan agar kita menerapkan perilaku “SABAR” untuk menjaga kesehatan jasmani dan mental di masa krisis pandemi Corona saat ini.

SABAR adalah akronim dari sempatkan waktu bersama orang-orang tersayang, atur ekspektasi, berbuat baik pada diri sendiri, aplikasikan gaya hidup sehat, dan rutinitas yang terjaga.

Pertama, sempatkan meluangkan waktu berkualitas bersama orang-orang tersayang. Penelitian menunjukkan, jika kita memiliki hubungan yang bermakna atau ikatan emosional positif dengan orang lain, bisa menjadi salah satu cara menjaga kesehatan mental kita.

“Atau mempertahankan ring satu kita (keluarga misalnya) menjadi salah satu cara menjaga kesehatan mental kita. Penelitian ini dari Harvard, 80 tahun longitudinal, mereka mengikuti orang dari muda sampai senior. Bahwa, hubungan yang meaningfull dengan teman atau keluarga penting untuk kebahagiaan hidup,” ujar Saskhya dalam webinar “Sehat Jiwa untuk Semua”, Sabtu (17/10/2020).

Kemudian, atur ekspektasi dan pemikiran. Ada hal-hal yang bisa kita kontrol dan di luar kendali kita. Sebaiknya, fokus pada hal yang bisa kita lakukan ketimbang selalu mengeluh.

Berikutnya, berbuat baik pada diri sendiri. Saskhya menyarankan, setiap sebelum tidur atau saat bangun di pagi hari, bertanyalah pada diri sendiri, apa saja yang sudah dilakukan selama satu hari untuk membuat kita bahagia? Menurut dia, terkadang hal semacam ini luput dari kita lantaran terlalu berpaku pada kebutuhan orang lain.

Selanjutnya, aplikasikan gaya hidup sehat. Menurut studi, pola makan berpengaruh pada emosi dan pemikiran seseorang. Sebanyak 90 persen hormon kecemasan berasal dari usus. Menurut Saskhya, pola makan sehat tidak hanya berpengaruh pada imunitas fisik tetapi juga mental.

BACA JUGA  Dompet Dhuafa Berdayakan Ibu-Ibu Desa Kumesu lewat Budidaya Jamur

LEAVE A REPLY