Penyerang Inter Milan Lautaro Martinez (kiri) merayakan gol yang dicetaknya dalam pertandingan Liga Italia melawan Fiorentina yang dimainkan di Stadion San Siro, Milan, Sabtu (26/9/2020). (ANTARA/AFP/MIGUEL MEDINA)

ZNEWS.ID, MILAN – Drama tujuh gol terjadi saat Inter Milan menundukkan Fiorentina dengan skor 4-3, dalam pertandingan pekan kedua Liga Italia yang dimainkan di Stadion San Siro, Milan, Sabtu waktu setempat atau Ahad (27/9/2020) dini hari WIB.

Ini merupakan pertandingan pertama Inter pada musim 2020/2021, sebab pertandingan pekan pertama mereka melawan Benevento harus digeser ke 30 September karena penampilan mereka musim lalu baru selesai pada akhir Agustus setelah memainkan final Liga Europa.

Pelatih Inter Milan Antonio Conte mengeluhkan timnya yang dianggapnya kerap tidak seimbang saat menyerang dan bertahan.

Pada pertandingan dramatis itu, Inter sempat dua kali tertinggal oleh tamunya sebelum akhirnya gol Danilo D’Ambrosio mengamankan kemenangan pasukan Conte.

“Hal yang positif adalah kami mencetak empat gol dan menciptakan banyak peluang. Menurut saya kiper mereka (Bartlomiej) Dragowski tampil sangat baik. Kami menyerang dalam jumlah besar dan menciptakan masalah untuk Fiorentina, namun di saat yang sama kami tidak cukup fokus untuk mengatasi serangan balik mereka,” kata Conte kepada laman resmi Inter.

“Para pemain tahu kami perlu memperbaiki hal ini, sebagaimana saat kami menyerang dan bertahan. Keseimbangan adalah kunci, pada malam ini kami beberapa kali tidak seimbang dan harus membayar untuk kesalahan-kesalahan itu.”

“Kami harus berusaha bertahan dengan bergerak ke depan, bukan dengan duduk di pangkuan kiper. Kami ingin menekan lawan. Ini merupakan pertandingan pertama bagi (Aleksandar) Kolarov, (Danilo) D’Ambrosio bermain sebagai bek tengah, namun secara keseluruhan tim tampil baik,” tambahnya.

BACA JUGA  Ronaldo Bantu Juventus Pertahankan Posisi Puncak

LEAVE A REPLY