Ilustrasi ban mobil saat hujan. (Foto: iStock)

ZNEWS.ID JAKARTA – Menjelang musim hujan, pengguna mobil sebaiknya kembali memeriksa kondisi ban. Karena, komponen yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan itu menjadi salah satu penentu keselamatan dan kenyamanan dalam berkendara.

Boediarto, Head of After Sales and CS Operation PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), menjelaskan bahwa pemilik kendaraan dapat memeriksa kondisi ban dengan beberapa cara sederhana, misalnya memeriksa tekanan angin dan kondisi keausan ban.

“Sebagai komponen mobil yang bergerak yang secara langsung bersentuhan dengan permukaan jalan, ban memiliki peranan penting dan membutuhkan pengecekan dan perawatan secara berkala,” kata Boediarto dalam siaran pers Jumat (25/9/2020).

Pengecekan dan perawatan dapat dilakukan oleh pengguna dengan melakukan rotasi ban, memeriksa tekanan udara, melakukan spooring dan balancing, serta mempersiapkan kondisi ban cadangan.

1. Cek Tekanan Udara

Poin ini adalah hal pertama dan sangat mendasar dalam rutinitas pengecekan ban. Anda dapat dengan mudah melihat sekeliling mobil, apakah ada ban yang kempes atau tekanan udaranya berkurang.

Selain demi keamanan dan kenyamanan, tekanan udara yang sesuai dengan spesifikasi akan membuat usia ban lebih panjang dan hemat bahan bakar.

Jika tekanan udara pada ban kurang, maka risiko mengalami pecah ban lebih besar karena dinding samping ban dipaksa bersentuhan dengan jalan dan pada akhirnya menjadi aus/tipis sehingga tidak akan kuat menahan bobot mobil

BACA JUGA  Puncak La Nina Diperkirakan Terjadi pada Desember-Februari

LEAVE A REPLY