Etos ID di bawah naungan Dompet Dhuafa Pendidikan menyelenggarakan Youth Inspiraction Camp (YIC) 2020, 19-27 September 2020. (Etos ID)

ZNEWS.ID BOGOR – Memasuki 2020 hingga 2035 mendatang Indonesia diperkirakan akan mengalami bonus demografi, jumlah penduduk usia produktif lebih banyak dibandingkan penduduk usia nonproduktif. Kondisi tersebut merupakan peluang besar yang dapat dimanfaatkan demi kemajuan bangsa apabila diikuti dengan pemaksimalan potensi pemuda di sektor strategis.

Sebagai upaya mendorong perkembangan tersebut, Etos ID di bawah naungan Dompet Dhuafa Pendidikan menyelenggarakan Youth Inspiraction Camp (YIC) 2020 untuk menyiapkan generasi milenial kontributif.

“Kegiatan Youth Inspiraction Camp merupakan bagian dari pembinaan penerima manfaat Etos ID yang hari ini sedang berada di tahun ketiga perkuliahan. Ada dua target utama dari diselenggarakannya YIC ini. Pertama, memberikan pembekalan kepada Penerima Manfaat (PM) dalam kaitannya mempersiapkan karir pascakampus mereka. Kedua, memberikan pembekalan kepada mereka dalam mengelola gerakan social,” ujar Ferdhes, Manajer Etos ID.

Kegiatan YIC 2020 dilaksanakan secara daring via ZOOM dengan tema “Transformational Leadership for Better Indonesia”. Kegiatan yang dilaksanakan selama dua pekan, mulai 18-27 September 2020 ini akan diisi ragam kegiatan mulai dari kompetisi virtual I-Olympic, Inspiraction Leader’s Talk, Inspiraction Community termasuk Social Movement Project, Training IKIGAI, Coaching Clinic, Virtual Election, dan ditutup dengan YIC National Awards.

“Tidak berhenti di situ, akan ada tindak lanjut dari kegiatan ini berupa pembuatan projek individu kaitannya dengan karir PM dan projek kelompok berupa pelaksanaan gerakan sosial,” kata Fherdes.

Kegiatan YIC 2020 akan dihadiri tokoh-tokoh nasional seperti Salman Subakat, CEO Paragon; Jamil Azzaini, CEO Kubik Leadership; Radyum Ikono, CEO Schoters; juga Direktur Dompet Dhuafa Pendidikan, M. Syafi’ie El Bantanie dan Direktur Dakwah, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Dompet Dhuafa, Ahmad Shonhaji. Sebanyak  270 penerima manfaat  Etos ID ambil bagian dalam proses perngembangan kemampuan pemuda kontributif.

BACA JUGA  Berbagi Kebermanfaatan lewat Indonesia Berkebun

Ferdhes mengemukakan, jika YIC 2020 berkolaborasi dengan komunitas gerakan sosial dan alumni program Beastudi Etos untuk menjadi mentor bagi PM serta beberapa tokoh nasional dari beragam latar belakang atau bidang keilmuan.

Ia menambahkan, dengan hadirnya tokoh nasional, alumni program beasiswa, juga komunitas gerakan sosial ini, harapannya dapat memberikan insight baru dan memotivasi para peserta menjadi seorang Transformational Leader di masa mendatang.

“YIC diharapkan mampu menjadi pemicu bagi penerima manfaat Etos ID untuk tidak berhenti pada tahap mendapatkan inspirasi. Lebih penting dari itu, ada aksi yang dilakukan dari inspirasi yang didapat. YIC bukan hanya berbicara tentang keilmuan tapi apa yang akan mereka lakukan dengan keilmuan tersebut sebagai bentuk tanggung jawab intelektual,” tutur
R Fherdes. (Etos ID/APR)

Editor: Agus Wahyudi

LEAVE A REPLY