Ilustrasi zikir: (Foto: pinterest/Ilmfeed)

ZNEWS.ID JAKARTA – Salat fardu lima waktu, Subuh, Zuhur, Asar, Magrib, dan Isya merupakan kewajiban bagi setiap muslim. Ibadah ini wajib dilaksanakan tanpa ada suatu alasan pun yang dapat mencegah seseorang untuk tidak salat.

Hal tersebut dapat dilihat dari ketentuan mengenai salat, yakni saat tidak mampu berdiri maka dapat dilaksanakan dengan duduk. Saat tidak mampu duduk dapat dilaksanakan sambil berbaring, dan jika tidak mampu juga dapat menggunakan isyarat mata.

Kewajiban melaksanakan salat berdampingan dengan sunahnya berzikir setelah salat. Zikir merupakan salah satu bentuk kegiatan mengingat Allah SWT.

Salah satu waktu terbaik untuk berzikir adalah setelah salat. Dan, hukumnya sunah. Nabi Muhammad SAW tidak pernah meninggalkan zikir setelah menunaikan salat. Hal ini menjadi salah satu yang harus kita contoh karena Nabi Muhammad SAW adalah satu-satunya teladan terbaik.

Salah satu dampak positif zikir adalah dapat menguatkan dan mengokohkan keimanan seseorang. Ada beberapa bacaan zikir yang dapat kita amalan usai salat, yaitu:

1. Memohonan Ampunan kepada Allah SWT

(3x) أَسْتَغْفِرُ الله

اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلاَمُ، تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ

“Aku minta ampun kepada Allah,” (3x). Lantas membaca: “Ya Allah, Engkau pemberi keselamatan, dan dari-Mu keselamatan, Maha Suci Engkau, wahai Tuhan Yang Pemilik Keagungan dan Kemuliaan.” (HR. Muslim no. 591)

2. Mengakui Kekuasaan Allah SWT

اَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ، اَللَّهُمَّ لاَ مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ، وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، وَلاَ يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ

“Tiada Rabb yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya puji dan bagi-Nya kerajaan. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, tidak ada yang mencegah apa yang Engkau berikan dan tidak ada yang memberi apa yang Engkau cegah. Tidak berguna kekayaan dan kemuliaan itu bagi pemiliknya (selain iman dan amal shalihnya yang menyelamatkan dari siksaan). Hanya dari-Mu kekayaan dan kemuliaan.” (HR. Bukhari no.6615, Muslim no.593)

LEAVE A REPLY