Presiden Amerika Serikat Donald Trump menunjuk sesuatu saat acara kampanye di Bandara Regional Smith Reynolds di Winston-Salem, North Carolina, Amerika Serikat, Selasa (8/9/2020). (Foto: ANTARA/REUTERS/Jonathan Ernst/aww/cfo)

ZNEWS.ID WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa kesepakatan Israel, Uni Emirat Arab (UEA), dan Bahrain dalam menjalin hubungan diplomatik merupakan langkah besar. Karena, warga dari semua iman dan latar belakang hidup bersama dalam damai dan kemakmuran.

Berkata di Gedung Putih pada Selasa 15/9/202020), Trump mengumumkan bahwa tiga negara Timur Tengah akan bekerja bersama-sama. Mereka, kata dia, adalah para sahabat.

Kesepakatan-kesepakatan yang berturut-turut menandai satu kemenangan diplomatik yang mustahil bagi Trump. Dia telah menggunakan masa kepresidenannya meramalkan kesepakatan-kesepakatan mengenai masalah-masalah musykil, seperti program nuklir Korea Utara yang sulit dicapai.

Membawa Israel, UAE, dan Bahrain bersama-sama mencerminkan keprihatinan mereka atas pengaruh Iran yang terus meningkat di kawasan dan perkembangan rudal balistik. Iran mengkritik kesepakatan-kesepakatan itu.

Sementara, ketiga pemimpin negara Timur Tengah itu menyambut kesepakatan itu dan peran Trump dengan kata-kata yang positif, bersama Netanyahu yang mengatakan bahwa kesepakatan itu memberikan harapan bagi semua umat Ibrahim.

Namun, para pejabat UAE dan Bahrain berusaha meyakinkan kembali rakyat Palestina bahwa UAE dan Bahrain, tidak sedang meninggalkan rakyat Palestina dan perjuangan mereka mendirikan negara di Tepi Barat dan Jalur Gaza.

BACA JUGA  “Facebook” Diminta Hapus Unggahan Trump Karena Dinilai Menghasut

LEAVE A REPLY