Direktur Infrastruktur Ekosistem Syariah, Manajemen Eksekutif KNEKS, Sutan Emir Hidayat

ZNEWS.ID, JAKARTA – Guna meningkatkan literasi dan edukasi ekonomi-keuangan syariah kepada masyarakat luas, maka KNEKS menyelenggarakan Lomba Pembuatan Brand Ekonomi Syariah yang melibatkan partisipasi seluruh lapisan masyarakat.

Secara hilir, dikatakan Direktur Infrastruktur Ekosistem Syariah, Manajemen Eksekutif KNEKS, Sutan Emir Hidayat, setelah branding syariah jadi, kita bersama kementrian dan lembaga akan melakukan sosialisasi secara masif kembali.

“Adanya gerakan bersama kembali dipergunakan sebanyak mungkin oleh seluruh pemangku kepentingan baik ditingkat nasional, dan brand ini siapa saja boleh pakai, ini milik kita bersama,” ujarnya dalam konferensi press yang dilakukan via zoom, Rabu (16/9).

Senada dengan hal tersebut, Direktur
Direktur Pemantauan Program dan Kinerja, Sekretariat KNEKS, Gandy Setiawan berharap dengan adanya brand tersebut, literasi keuangan syariah dapat bertumbuh baik.

“Nantinya brand ini tidak hanya kita sebarkan secara masif tapi di setiap event nanti juga akan kita gunakan, sehingga brand tersebut melekat kepada masyarakat dan kita harapkan dapat menumbuhkan literasi keuangan syariah,” ungkap Gandy.

Meskipun Indonesia masuk ke dalam negara mayoritas Muslim, namun tingkat literasi keuangan syariah di Indonesia masih jauh tertinggal dibandingkan keuangan konvensional. Yaitu hanya mencapai 16,2 persen.

Dan diharapkan, target literasi keuangan syariah dapat tumbuh di level 25 persen di tahun 2021, hingga mencapai 49 persen di tahun 2024.

BACA JUGA  5 Perbedaan Ekonomi Konvensional dan Syariah

LEAVE A REPLY