Ilustrasi. (Foto: (smartekselensia.net)

Oleh: Hodam Wijaya (Wali Asrama SMART Ekselensia Indonesia)

ZNEWS.ID JAKARTA – Suasana asrama lantai tiga sore itu tidak seperti biasanya. Sepi, tidak terdengar suara canda anak-anak. Saya seakan berada di gedung kosong yang sudah lama ditinggal penghuninya.

Koridor gelap; hujan di luar deras sekali dari tadi siang. Saya heran apa mungkin anak-anak masih di sekolah karena terjebak hujan.

Dengan penuh rasa penasaran, saya nyalakan lampu dan mengecek kamar-kamar. Oh, ternyata mereka sedang terlelap tidur. Alhamdulillah, gumamku dalam hati.

Maklum, hari itu Senin, mungkin mereka kelelahan atau lemas karena seharian menahan lapar. Sebagai gurunya, saya merasa bangga, murid yang saya didik sudah bisa belajar menghidupkan salah satu amalan Nabi, yaitu berpuasa (shaum) sunah.

Puasa sunah ini sudah menjadi satu dari puluhan kebiasaan berkarakter di asrama SMART Ekselensia Indonesia. Kebiasaan yang dapat membentuk kepribadian, mentalitas, dan kesehatan tubuh anak-anak.

Saya melihat jam yang dipampang di dinding koridor asrama sebelah barat sudah menunjukkan pukul 17.05 WIB. Waktunya anak-anak mandi sore, persiapan berbuka, dan Salat Magrib berjamaah di Masjid Al-Insan.

Sekali lagi, saya berputar melihat mereka yang sedang asyik dengan mimpi-mimpinya. Wajah mereka kelihatan lelah sekali.

BACA JUGA  Hardware, Open Source Software dan Hanya Mengajar Komputer

LEAVE A REPLY