Dompet Dhuafa Yogyakarta menyerahkan hasil penggalangan dana sebesar Rp 20.861.000 kepada Nita dan Milan di kediaman mereka, Selasa (8/9/2020). (Foto: DD Yogyakarta)

ZNEWS.ID BANTUL – Nita, salah satu warga Kampung Nitiprayan-Jomegatan, Kelurahan Ngestiharjo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, menderita stroke sejak 2016. Selain tak bisa berjalan, Nita kerap merasakan sakit di bagian kepala. Perutnya juga sering kembung.

Saat ini, Nita tinggal berdua dengan sang anak, Milam, di kamar kontrakan seharga Rp 150.000 per bulan.

Karena penyakitnya, Nita tidak bisa beraktivitas seperti biasanya. Sebelum sakit, ia bekerja sebagai tukang cuci baju. Profesi ini ia jalani guna memenuhi kebutuhan sehari-hari dan menghidupi anak semata wayangnya.

Namun, aktivitas itu tak bisa lagi ia Jalani. Alhasil, status tulang punggung keluarga pun jatuh ke tangan putrinya, Milam. Bahkan, Milam rela berhenti sekolah demi merawat Nita.

Gadis seusia Milam seharusnya tengah asyik bermain dengan teman sebaya, menempuh pendidikan demi masa depannya. Akan tetapi, melihat kondisi sang bunda, Milam harus membuat keputusan; melanjutkan pendidikan atau membantu perekonomian keluarga dan merawat ibunya.

Milam akhirnya memutuskan berhenti sekolah di saat ia seharusnya berada di jenjang kedua masa SMA.

“Saya ikhlas membantu Ibu. Saya ingin ibu cepat sembuh dan bisa berjalan kembali,” ujarnya.

BACA JUGA  15 Pelaku UMKM di Yogyakarta Dapat Bantuan Modal dari Dompet Dhuafa

LEAVE A REPLY