Ilustrasi stunting. (Foto: bumrungrad.com)

ZNEWS.ID JAKARTA – Asi memiliki peran sangat penting bagi buah hati. Itulah sebabnya pemberian ASI eksklusif diwajibkan selama minimal enam bulan, sejak bayi lahir.

Pemerintah bahkan mewajibkan ibu memberikan ASI eksklusif pada buah hati. Kewajiban itu tertuang dalam pasal 6 Peraturan Pemerintah (PP) nomor 33/2012 tentang Pemberian ASI Eksklusif, yang ditetapkan pada 1 Maret 2012.

Dalam diskusi daring yang melalui akun YouTube Kemen PPPA di Jakarta, Rabu (26/8/2020), Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo, mengatakan bahwa inisiasi menyusui dini dan pemberian air susu ibu (ASI) eksklusif dapat mencegah pertumbuhan anak kerdil atau stunting.

“Inisiasi menyusui dini dan ASI eksklusif 1,5 kali hingga 1,9 kali mencegah stunting. ASI eksklusif juga merupakan KB alami,” kata Hasto.

Ia menambahkan, pemberian ASI eksklusif dapat mendorong penjarakan kehamilan. ASI eksklusif dan penjarakan kehamilan juga berpengaruh baik terhadap risiko autisme pada anak.

Pada masa pandemi Covid-19, pemberian ASI pada bayi dan penjarakan kehamilan juga merupakan suatu hal yang penting.

Selain pemberian ASI eksklusif, pertumbuhan kerdil atau stunting juga dapat dilakukan dengan mencegah perkawinan anak. Menurut Hasto, agar bayi lahir sehat, perkawinan anak harus dicegah.

BACA JUGA  1.000 Hari Pertama Kehidupan, Masa Emas Perkembangan Manusia

LEAVE A REPLY