Tim Relawan Dompet Dhuafa mengantarkan puluhan ternak ke Pengungsian Meli, Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Jumat (31/7/2020). (Foto: dompetdhuafa.org)

ZNEWS.ID LUWU UTARA – Pagi itu, tepat di momen Iduladha 1441 Hijriah, saya disambut dengan alunan takbir dari berbagai penjuru Masamba. Sekalipun dalam suasana duka karena bencana, warga Masamba tak mau meninggalkan momen akbar Hari Raya Kurban kali ini.

Banyak warga yang berkumpul di tempat yang masih layak untuk melaksanakan Salat Id. Semakin syahdu karena doa yang dilantunkan syarat akan harapan masyarakat Masamba yang ingin segera pulih.

Saya dan Erwandi Saputra atau yang akrab disapa Bojek, Koordinator Respons Banjir Luwu Utara dari Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa, beserta tim, bergegas mengantarkan puluhan ternak ke Pengungsian Meli pada Jumat (31/7/2020).

Ada sekitar 11 hewan kurban yang disembelih di Pengungsian Meli. (Foto: dompetdhuafa.org)

Amanah donatur Dompet Dhuafa dalam progam Tebar Hewan Kurban (THK) 2020 harus disampaikan hari itu. Pagi sekali setelah salat Id, tepat di pinggiran pengungsian, para warga telah berkumpul untuk ikut membantu mengurus hewan kurban.

Memanfaatkan lahan sawit yang rimbun, satu per satu sapi telah ditandai dan dipastikan sesuai dengan nama-nama pengkurban. Ada sekitar 11 hewan kurban yang akan disembelih pada hari itu di Pengungsian Meli. Cukup untuk menjawab harapan warga yang khawatir tak bisa mencicipi daging kurban di masa sulit seperti sekarang.

Matahari semakin meninggi, gerimis pun sudah mulai mereda. Dinginnya pagi berganti dengan kehangatan gotong-royong warga. Sapi pertama diarak bersama. Setelahnya, disembelih.

BACA JUGA  Dompet Dhuafa Jabar Gunakan Daun Jati sebagai Wadah Daging Kurban

LEAVE A REPLY