Kemerdekaan pangan di panen padi berbasis pesantren di desa Ciracap, Sukabumi (foto: Dompet Dhuafa)

ZNEWS.ID, SUKABUMI – Menyambut hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-75 tahun, Dompet Dhuafa juga sedang menggalakkan program kemerdekaan pangan.

Salah satunya dimulai dengan Panen Perdana Program Padi Berbasis Pesantren di desa Ciracap, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (14/8).

Ketua Yayasan Dompet Dhuafa Republika (YDRR), Nasyith Majidi menjelaskan apa arti kemerdekaan pangan menurut Dompet Dhuafa.

“Jadi begini kita membayangkan seluruh rakyat ini sudah punya masalah dengan masalah pangan baik kebutuhan gizi, protein, nah dompet dhuafa ingin mulai lebih dulu 50 hektar, 140, 150, sampai 1000 hektar sebagai tahapan ketahanan pangan berbasis pesantren untuk menciptakan kemerdakaan pangan,” ujarnya kepada media di Sukabumi, Jumat (14/8).

Ditambahkan olehnya, mimpi dompet dhuafa ialah tidak ada lagi orang susah makan.

“Mimpi kita jadi kebutuhan dasar atas sandang, pangan, papan nah ini jadi bagian pangan,” ucapnya.

Program Kemerdekaan pangan di panen padi berbasis pesantren di desa Ciracap, Sukabumi (foto: Dompet Dhuafa)

Sementara ditempat yang sama, kepala desa Ciracap, Gunawan mengucapkan banyak terimakasih kepada Dompet Dhuafa. Dirinya juga menginginkan ikut terlibat dalam program-program yang lainnya.

“Apa yang diberikan di desa kami menjadikan ladang amal untuk semua, serta kami tunggu program-program selanjutnya. Kami mewakili masyarakat semua mengucakan terimakasih sebanyak-banyaknya,” ucap Kades.

BACA JUGA  Pedagang Banyak Tutup Lapak karena Corona, Buruh Gendong Keluhkan Nasibnya

LEAVE A REPLY