Ikan lele yang dipanen Shasky Eka dari Budikdamber dari program Kebun Pangan Keluarga Dompet Dhuafa Sumsel. (Foto: DD Sumsel)

ZNEWS.ID PALEMBANG – Shasky Eka Cahyani, warga Jalan Sukabangun 1 Kompleks Palm View 1, merupakan salah satu penerima manfaat (PM) program Kebun Pangan Keluarga Dompet Dhuafa Sumsel yang berhasil dalam Budi Daya Ikan dalam Ember (Budikdamber).

Dari Budikdamber berisikan 80 ekor lele, Shasky Eka memanennya dua kali. Pada panen pertama, ikan lele berukuran jumbo dengan total berat 2,5 kg berhasil ia panen.

“Panen pertama pekan lalu itu, saya bagi-bagikan kepada tetangga dan keluarga,” ungkap Shasky Eka, Kamis (13/8/2020).

Selang dua hari, ia melihat ikan lele di dalam ember punya ukuran tidak jauh dengan yang pertama sehingga langsung kembali ia panen.

“Panen kedua ini, total berat ikan lele adalah 2 kg. Ikannya saya jual dan uangnya akan saya belikan bibit lele lagi,” katanya.

Ia berencana akan membeli 100 ekor ikan lele lagi dan memanfaatkan fasilitas yang ia terima dari Dompet Dhuafa Sumsel.

“Tapi, belum ketemu penjual bibit yang cocok. Sementara mencari bibit, saya besarkan ikan lele yang tersisa dulu. Sebab, masih ada beberapa ekor lagi di dalam ember,” jelasnya.

Sementara untuk kangkung, sawi dan, bayam juga telah berhasil ia panen. Meski belum semaksimal lele, setidaknya bisa dimanfaatkan untuk dikonsumsi keluarga.

Dalam kesempatan ini, Shasky Eka juga berbagi beberapa kiat-kiat kepada rekan-rekannya yang juga penerima manfaat dari Program Kebun Pangan Keluarga, tapi belum berhasil.

“Biasanya, penyebabnya air kotor. Jadi, harus sering diganti. Dalam satu pekan itu, air harus dua kali diganti, supaya ikan tidak mati,” jelasnya.

Tak hanya itu, pemberian makan juga harus benar-benar jadi perhatian dan disiplin dilakukan.

“Saya memberi ikan lele makan 3 kali sehari, bukan 2 kali sehari. Saya beri makan lele itu 939. Itu maksudnya, jam 9 pagi (09.00 WIB), jam 3 sore (15.00 WIB), dan jam 9 (21.00 WIB). Mudah-mudahan, pemberian makan teratur dan air sering diganti, ikan lele bisa dipanen, tidak mati,” katanya.

BACA JUGA  Door to Door, DD Sumsel Bagikan 256 Paket Berbuka dan 264 Takjil

Oleh: Zal
Editor: Agus Wahyudi

LEAVE A REPLY