Didampingi petugas jagal dan tim petugas kurban yang lain, Izzul menyembelih sendiri hewan kurban perdananya, Sabtu (1/8/2020). (Foto: dompetdhuafa.org)

ZNEWS.ID SIAK – Keringat Izzul (25) mulai bercucuran, tangannya pun sedikit gemetar ketika mengetahui giliran domba kurbannya akan segera disembelih. Pada momen Iduladha 1441H kali ini, Relawan Dompet Dhuafa Riau tersebut akan menyembelih sendiri hewan kurban perdananya.

“Selanjutnya, domba nomor 19! Kurban dari Muhammad Izzul Islami,” seru petugas kurban melalui pengeras suara, memanggil giliran petugas lain untuk membawa domba yang akan disembelih.

Ekspresi grogi pada wajah Izzul semakin terlihat. Ia merapikan masker pada bagian hidungnya. Sesekali, memejamkan mata dan memanjatkan doa. Diiringi gema takbir, ia mulai mendaratkan golok tajam di tangannya ke leher domba yang telah terbaring.

Melaksanakan kurban dan menyembelih kurbannya merupakan keinginannya sendiri. Izzul juga terinspirasi oleh Ayahnya, seorang petugas jagal kurban tiap Iduladha di wilayahnya.

Pagi itu, Sabtu (1/8/2020), didampingi petugas jagal dan tim petugas kurban yang lain, Izzul menyembelih sendiri hewan kurban perdananya.

“Grogi betul tadi itu. Setelah sembelih, agak lega. Saya teringat Bapak,” ungkap Izzul, kala jeda selepas penyembelihan.

Kali ini, di tengah pandemi, ia berupaya melaksanakan ibadah kurban perdananya. Tergabung dalam kerelawanan Dompet Dhuafa sejak 2014, dan intens dalam aktivitasnya pada divisi sosial dan dakwah pada 2019, menguatkan upayanya untuk berkurban.

“Beberapa kali ikut sebagai tim kurban dan dakwah tentang makna kurban. Saya terdorong menyisihkan penghasilan untuk kurban. Iya, ini pertama saya kurban atas nama sendiri. Biasanya, kan, bareng atas nama keluarga,” terang Izzul yang juga aktif sebagai Koordinator Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Riau.

Selagi di dunia, kata dia, urusan akhirat harus diutamakan. Izzul juga pernah mendengar hadis yang menyebutkan, ‘Barang siapa yang sudah mampu menafkahi dirinya, di situ ia dianjurkan berkurban’, dan menyembelih kurbannya sendiri disunahkan.

BACA JUGA  Teladan Pemimpin Itu Bernama Ibrahim

Pada Hari Tasyrik pertama itu, 11 Zulhijah 1441H, Dompet Dhuafa Cabang Riau kembali melangsungkan penyembelihan hewan kurban sebanyak 116 ekor domba dan mendistribusikannya ke tujuh wilayah di area pedalaman Siak.

Pada agenda-agenda sebelumnya, ia juga berkesempatan mengunjungi salah satu sentra ternak binaan program pemberdayaan Dompet Dhuafa Cabang Riau di Dusun Pangkalan Lanjut, Kampung Dayun, Kabupaten Siak.

“Sebelumnya pernah juga ikut dalam tim QC (Quality Control) ternak, saya anggap sebagai latihan mental. Alhamdulillah, semoga kurban kita diridai Allah SWT dan bermanfaat untuk sesama,” tutur Izzul.

Oleh: Dhika Prabowo
Editor: Agus Wahyudi

LEAVE A REPLY