Manajer Liverpool Jurgen Klopp merayakan kemenangan timnya. (Istimewa)

ZNEWS.ID, LIVERPOOL – Bos Liverpool Juergen Klopp dinobatkan sebagai manajer terbaik oleh League Managers’ Association (LMA), Senin waktu setempat, setelah mengantarkan klub Merseyside itu menjuarai liga pertamanya dalam kurun 30 tahun terakhir.

Liverpool menjadi juara Liga Premier ketika liga masing menyisakan tujuh pertandingan dan mereka finis dengan selisih 18 poin di atas peringkat kedua Manchester City.

Manajer asal Jerman itu mengalahkan bos Leeds United Marcelo Bielsa, manajer Wycombe Wanderers Gareth Ainsworth dan pemenang tahun lalu Chris Wilder dari Sheffield United untuk meraih Alex Ferguson Trophy yang diambil dari nama mantan manajer Manchester United.

“Saya senang sekali dinobatkan sebagai pemenang Sir Alex Ferguson Trophy yang luar biasa ini yang dinamai dari nama orang yang sangat saya hormati,” kata Klopp.

“Segala hal yang kami capai di Liverpool tahun ini tak akan tercipta tanpa masukan hebat dari staf pelatih saya; mereka membuat kami menjadi sekelompok otak sepakbola yang sungguh istimewa.”

“Saya senang bekerja sama dengan pelatih-pelatih saya, pemain-pemain saya dan semua orang di LFC dan, pastinya, saya berterima kasih kepada dukungan semua penggemar Liverpool kami yang luar biasa hebat,” tutup Klopp.

Pelatih Leed United asal Argentina, Marcelo Bielsa dianugerahi penghargaan Championship setelah mengantarkan timnya menjuarai liga kedua ini dan kembali ke Liga Premier setelah 16 tahun absen.

Pelatih tim putri Chelsea Emma Hayes dinobatkan sebagai manajer wanita terbaik setelah menjuarai liga dan Piala Liga putri.

Tantangan Berat

Klopp mengatakan, raihan Liverpool merebut gelar juara Liga Inggris menjadikan mereka sasaran tim-tim lainnya untuk dikalahkan. Klopp memperkirakan mereka bakal menghadapi perjuangan yang jauh lebih sulit dalam mempertahankan gelar musim depan.

Dengan Liverpool juga juara Liga Champions musim 2018-2019 dan Piala Dunia Klub pada Desember, sejumlah pakar yakin klub Anfield ini sudah siap memasuki era dominasi emas.

Semua bagian menyatu untuk Liverpool guna memenangkan gelar berturut-turut untuk pertama kalinya sejak 1984, setelah Klopp menandatangani kontrak jangka panjang dan bintang-bintang utamanya seperti Virgil van Dijk, Sadio Mane, Mohamed Salah dan Jordan Henderson tengah berada di masa puncaknya.

Liverpool juga memiliki kader-kader pemain muda yang bisa kian memperkuat skuad Klopp musim depan.

Tetapi pelatih asal Jerman itu menegaskan bahwa Liverpool tak akan berleha-leha begitu musim 2020-2021 bergulir karena dia memperkirakan ancaman baru dari City dan tantangan yang lebih kuat dari Manchester United serta Chelsea.

“Apa pun yang orang katakan, itu tak akan penting bagi musim depan karena pasti kami semua harus siap,” kata Klopp.

“Kami melihat United menyeruak. Orang-orang menganggap mereka sudah tidak memiliki peluang tetapi kami menyaksikan dengan menambah satu atau dua pemain sudah betapa bagusnya mereka dan betapa bagus mereka nanti, dan tentu saja mereka tak akan lebih buruk musim depan, dan kini ada juga Chelsea.”

“Itu bukan tentang City dan kami. Selama dua tahun terakhir ini yang paling dominan memang City dan kami, dan City selama empat atau lima tahun sebelumnya.”

 

Editor: Dhany

Sumber: Antara

LEAVE A REPLY