Pencipta lagu anak-anak, Papa T Bob. (Foto: ANTARA/Teresia May)

ZNEWS.ID JAKARTA – Kabar duka datang dari dunia hiburan. Pencipta lagu anak-anak tahun 1990-an, Papa T Bob, meninggal dunia hari ini, Jumat (10/7/2020) pada pukul 10.35 WIB. Pria bernama asli Erwanda Lukas ini meninggal di usia 63 tahun.

Informasi mengenai kepergian Papa T Bob beredar melalui pesan singkat berantai yang disebarkan melalui WhatsApp grup.

“Telah berpulang ke rahmatullah saudara kita, sahabat kita, Papa T Bob (Erwanda Lukas) pada hari Jumat jam 10.35 WIB tanggal 10 Juli 2020,” bunyi isi pesan singkat tersebut, Jumat (10/7/2020).

Pesan tersebut juga mengungkap bahwa jenazah Papa T Bob akan dikebumikan di Bintaro, Tangerang Selatan, Banten. Namun, untuk keterangan waktunya belum dijelaskan secara rinci.

“Rencana pemakanan di Bintaro, Insya Allah disegerakan (masih rundingan keluarga),” kata isi pesan itu.

Pada April lalu, Papa T Bob sempat diberitakan tengah menjalani perawatan di rumah sakit karena menderita diabetes dan gangguan pada paru-paru.

Karya Lagu Anak-Anak Papa T Bob

Papa T Bob bersama Trio Kwek Kwek. (Foto: Instagram)

Papa T. Bob sudah mengeluarkan sederet karya lagu anak-anak yang populer pada tahun 1990-an. Sebagian anak-anak yang tumbuh dan besar pada era itu mungkin masih ingat karya lagu pria kelahiran Jakarta itu. sebut saja lagu “Katanya” yang dinyanyikan grup vokal Trio Kwek-kwek.

Australia negeri wool, katanya-katanya
Aborigin sukunya, katanya-katanya
Bumerang senjatanya, wow wow
Kangguru binatangnya….., demikian penggalan lirik lagu yang dirilis pada tahun 1998 itu.

Ketiga personel Trio Kwek-kwek yakni Dea Ananda, Leony, dan Alfandy dalam video musik lagu itu tampak sesekali berjoget mengikuti irama sembari mengenakan busana hitam senada. Lagu ini menjadi bagian dari album kelima grup.

Papa T. Bob juga menciptakan lagu “Jangan Marah” dan “Tanteku” untuk Trio Kwek-kwek. Lagu “Jangan Marah” tergabung dalam album ketiga grup yang dirilis pada tahun 1995.

Kutakut mamaku marah
Kutakut papaku marah
Kutakut mereka marah kalau terlambat sekolah
Uang jajan musnah, senyum pun tak ada ka ka ka ka ka ka ka ka kalau mama marah, demikian penggalan lirik lagu yang video klipnya didominasi warna-warna cerah itu.

Setahun berselang dari perilisan lagu “Jangan Marah”, Papa T Bob kembali dalam lagu “Tanteku”, yang menjadi bagian album keempat Trio Kwek-kwek.

“Si Nyamuk Nakal” hingga “Bolo-bolo”

Papa T Bob. (Foto: Instagram/ @papatbob_official)

Selain Trio Kwek-kwek, Papa T. Bob juga menciptakan lagu untuk “Si Nyamuk Nakal” untuk penyanyi cilik Enno Lerian tahun 1992. Saat itu, Enno baru berusia 9 tahun. Ia juga menciptakan lagu “Du Di Dam” pada tahun 1996.

Lagu lain yang juga populer karya sang legenda, “Si Lumba-Lumba” yang dibawakan penyanyi Bondan Prakoso hingga membuatnya dijuluki Bondan si Lumba-lumba.

Ada juga lagu “Air” atau lebih dikenal “Diobok-obok” yang mendulang popularitas untuk penyanyi cilik Joshua Suherman.

Dalam video klip yang dirilis tahun 1999, Joshua yang mengenakan kupluk menyanyikan lirik lagu yang bunyinya:

Diobok-obok airnya diobok-obok
Ada ikannya kecil-kecil pada mabok
Disemprot-semprot airnya disemprot-semprot
Kena mukaku aku jadi mandi lagi
Dingin dingin dimandiin nanti masuk angin

Pada tahun yang sama, Papa T Bob juga memperlihatkan karya lainnya, melalui lagu “Bolo-bolo” yang dinyanyikan Tina Toon.

Penyanyi Cilik Kenang Papa T Bob

Papa T Bob bersama penyanyi cilik yang pernah menyanyikan lagunya. (Foto: Instagram/@papatbob_official)

Sejumlah penyanyi cilik ikut berduka atas kepergian Papa T Bob. Selebritas Dea Ananda, salah satunya. Dia mengunggah foto lawas saat bersama mendiang Papa T Bob, sembari menuliskan jasa baik beliau pada karir grupnya, Trio Kwek-kwek.

Sementara, Tina Toon mengatakan bahwa sosok Papa T Bob merupakan sosok yang bersahaja, tegas, dan penyayang.

Perempuan yang memiliki nama lengkap Agustina Hermanto itu menyebut Papa T Bob berperan dalam karirnya sebagai penyanyi cilik.

Joshua Suherman, melalui laman Instagramnya mengunggah foto dalam sebuah wawancara bersama Tina dan Papa T. Bob.

Ada juga Bondan Praksoso melalui laman media sosialnya, menuliskan kalimat istirja dalam bahasa Arab, “Inna Lillahi wa inna ilayhi raji’un” untuk Papa T Bob. “Selamat jalan Om Wanda”, tulis Bondan.

Selamat jalan, Papa T Bob.

Editor: Agus Wahyudi
Sumber: Antara

LEAVE A REPLY