YouTuber Romansyah. (Foto: DD Sumsel)

ZNEWS.ID PALEMBANG – Dompet Dhuafa Sumatera bersama YouTuber Romansyah baru saja meluncurkan konten video animasi edukasi tentang protokol pencegahan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Lima hari tayang, video dengan durasi 3:23 detik ini, telah ditonton 33 ribu kali. YouTuber yang eksis bermain di animasi ini tercatat mempunyai 418 ribu subscribe.

Angka yang tentunya cukup fantastis bagi pemuda berusia 20 tahun. Terlebih, belakangan diketahui jika pemuda kelahiran 18 November 2001 ini ternyata baru memulainya selama tiga tahun terakhir.

Romansyah menceritakan bahwa ia mulai aktif bermain YouTube saat baru naik kelas II SMK Pelayaran Sinar Bahari Pasundan, Palembang, Sumatera Selatan.

“Saya ingat betul, saat itu masih libur kenaikan sekolah. Saya nonton YouTube animasi game karena saya memang penyuka game. Akhirnya, saya iseng-iseng bikin juga, yakni animasi fantasi. Kebetulan animasi fantasi saat itu masih sedikit,” ungkapnya.

Karya pertama yang ia upload ternyata mendapatkan respons positif dari dunia maya. Hal itu menjadi ‘pemantik’ dan spirit baginya untuk menghasilkan karya-karya lainnya.

“Saya belajar membuat animasi dan juga dunia YouTube dari internet. Alhamdulillah, sampai sekarang dengan 418 subscribe,” ucapnya.

Konsistensi menjadi kunci untuk membuat YouTube miliknya tetap eksis dan bersaing dengan YouTuber lainnya. Itu juga yang membuat subscriber terus bertambah.

Tapi, dalam empat bulan terakhir, harus diakui jika YouTuber ikut merasakan dampak tidak langsung dari pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19)

“Apalagi, rata-rata subscriber di YouTube saya milenial atau anak muda. Banyak dari mereka juga masih belum bekerja atau masih bergantung pada orang tua. Nah, sekarang ekonomi semua orang lagi sulit. Jadi, untuk membeli kuota pun sekarang sulit. Itu sudah pasti berpengaruh pada penonton video animasi yang saya upload,” jelasnya.

BACA JUGA  Kisah Nenek Gembong dan Guru Ngaji Penerima Paket Pangan dan Berbuka

Berangkat dari itu, ia punya gagasan untuk membuat konten edukasi terkait pencegahan penyebaran virus Corona.

Bak gayung bersambut, Dompet Dhuafa Sumsel secara kebetulan menawarkan untuk berkolaborasi. Tawaran yang tentunya cukup menantang, bermanfaat, dan juga bisa membantu sesama.

Menantang karena memadukan dua hal berbeda. Dunia animasi dan aksi kemanusiaan. Dirasa bermanfaat karena memberikan edukasi lima cara mencegah penyebaran virus Corona.

Dan, terakhir sudah pasti mengajak semua orang untuk bersama-sama berdonasi di Dompet Dhuafa Sumsel guna membantu mereka yang terkena dampak langsung Corona.

Dalam video itu, disajikan aksi nyata dari program Cegah Tangkal Corona (Cekal) Dompet Dhuafa Sumatera Selatan.

Lama pengerjaan animasi kolaborasi dengan Dompet Dhuafa Sumsel yakni sekitar 2-3 bulan. Cukup lama karena ia juga mengerjakan animasi lain untuk menjaga eksistensi YouTuber miliknya.

Masih kata pemuda asal Kelurahan I Ilir, Kecamatan Ilir Timur 2, Palembang ini, konten video YouTube hasil kolaborasi dengan Dompet Dhuafa Sumsel ternyata tidak kalah bersaing dengan video animasi yang buat ia sebelumnya.

Baru tiga hari di upload, tercatat telah ada 24.000 penonton. Tak jauh berbeda dengan video-video lainnya.

Oleh karena itu, ia menyampaikan kepada YouTuber dan pelaku selebgram yang lain untuk tidak takut atau khawatir ditinggal subscriber hanya karena ada sentuhan berbeda dari biasanya.

Meski konten berbeda, ternyata bisa dikolaborasikan dengan kegiatan kemanusiaan, seperti program-program yang ada di Dompet Dhuafa Sumsel.

Bagi YouTuber yang mungkin punya keinginan untuk berkoordinasi dengan Dompet Dhuafa Sumsel seperti Roman, bisa menghubungi ke nomor atau WA 08117811440.

Oleh: Zal
Editor: Agus Wahyudi

LEAVE A REPLY