Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa mendampingi masyarakat terdampak sejak proses evakuasi melalui jaringan relawan di Komunitas Ayo Tolong. (Foto: DMC DD)

ZNEWS.ID GORONTALO –  Banjir akibat luapan Sungai Bone mengenai 43 desa/kelurahan di Kota Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolongo, Provinsi Gorontalo sejak Kamis (11/6/2020). Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa dengan sigap mendampingi masyarakat terdampak sejak proses evakuasi melalui jaringan relawan di Komunitas Ayo Tolong.

Selain memberikan pendampingan, para relawan juga turut membantu membersihkan rumah warga dan tempat ibadah pascabanjir terjadi.

Supervisor Tim Respons DMC Dompet Dhuafa, Abdul Azis, mengatakan bahwa saat ini kondisi masyarakat di sana sudah bisa beraktivitas seperti sediakala. Namun, masih dalam satatus siaga.

Hal ini dikarenakan untuk wilayah Kota Gorontalo masih diguyur hujan dengan intensitas rendah sehingga banjir susulan masih perlu diwaspadai.

“Alhamdulillah, relawan lokal kita di sana masih membersamai para penyintas hingga hari ini dengan berbagai aktivitas, yakni pendampingan psikososial kepada anak-anak yang ada di Kelurahan Bugis, Kota Timur, Gorontalo,” kata Azis, Senin (22/6/2020).

Pertimbangan pemilihan kelurahan Bugis, kata dia, karena daerah tersebut merupakan salah satu yang paling terdampak parah. Sebab, tanggul yang dialiri Sungai Bone mengalami runtuh.

Azis menjelaskan, pendampingan psikososial yang dilakukan tim relawan kepada anak-anak di Kelurahan Bugis berupa permainan ketangkasan dan edukasi penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Diketahui, sejak Kamis (11/6/2020) pukul 21.00 WITA lalu, dikabarkan ketinggian air sudah mencapai1,5 meter. Bahkan di daerah yang lebih rendah, rumah-rumah warga sudah tenggelam menyisakan atapnya saja.

Berdasarkan informasi dari Kepala Sub Bidang Peringatan Dini Cuaca BMKG, Agie Wandala, salah satu kondisi atmosfer yang menyebabkan banjir bandang di Gorontalo adalah fenomena Shearline atau belok angin yang kuat dan menyebabkan penumpukan massa udara.

Oleh: Ika
Editor: Agus Wahyudi

BACA JUGA  Seahum dan DMC Dompet Dhuafa Tingkatkan Akuntabilitas dan Kualitas Program Kemanusiaan

LEAVE A REPLY