Ilustrasi jus jeruk. (Foto: earthfoodandfire.com)

ZNEWS.ID JAKARTA – Buah Jeruk kaya akan antioksidan yang dapat melindungi kamu dari masalah jantung, kanker, dan diabetes. Selain dimakan begitu saja, buah yang kaya vitamin C ini juga biasanya diolah menjadi jus.

Jus jeruk dapat mencegah terjadinya batu ginjal karena dapat meningkatkan pH urin yang membuatnya lebih basa dan memiliki sifat anti-inflamasi. Jus jeruk yang masih memiliki bulir atau pulp, disebut dapat mengatasi masalah sembelit atau konstipasi.

Karena itu, saat kamu membuat jus segar, jangan menyaring bulirnya, ya. Karena, di sanalah khasiat dari jus jeruk. Berikut ulasannya menurut Boldsky, Senin (22/6/2020).

Salah satu penyebab utama konstipasi adalah kurangnya serat dalam makanan seseorang. Diet yang tidak cukup kandungan serat dapat menyebabkan masalah internal dalam sistem pencernaan, hal ini akan memperburuk konstipasi.

Minum jus jeruk dengan bulir dapat memberikan serat yang dibutuhkan, merangsang usus dan memudahkan proses pengosongan limbah dalam sistem kamu setiap hari.

Jus jeruk dengan bulir juga disebut dapat meningkatkan gerakan peristaltik. Gerakan peristaltik ini sangat penting untuk pergerakan makanan ke perut, dan perut ke anus. Jus jeruk membantu meningkatkan aktivitas peristaltik sehingga menghilangkan limbah dari tubuh dan menghilangkan sembelit.

Selain itu, penelitian telah menunjukkan bahwa jus jeruk memiliki banyak vitamin C pelunak, naringenin, dan flavonoid yang berfungsi sebagai pencahar.

Jika kamu memutuskan untuk meminum jus jeruk untuk meringankan sebemblit, sebaiknya tidak perlu terlalu banyak mengonsumsinya dalam sehari.

Menurut pedoman CDC (Center for Disease Control and Prevention), orang dewasa hanya boleh meminum setengah hingga secangkir penuh jus jeruk dalam sehari dan disarankan di pagi hari.

Editor: Agus Wahyudi
Sumber: Antara

LEAVE A REPLY