Dompet Dhuafa dan The Harvest Bersinergi membantu para pejuang medis dalam upaya penanggulangan Corona (Covid-19) di Indonesia. (Foto: dompetdhuafa.org)

ZNEWS.ID JAKARTA – Berbagi kebahagiaan dan menjalin silturahmi dengan parsel atau hamper saat Ramadan maupun menjelang Idul Fitri sudah menjadi tradisi di Indonesia. Untuk memenuhi tradisi tersebut, The Harvest pada Ramadan 1441H kembali menyediakan rangkaian hamper bernuansa Ramadan.

Terdiri dari 6 varian dengan ukuran berbeda-beda, hamper Ramadan The Harvest tahun ini tampil dengan desain baru yang mewah.

Selain itu, dengan membeli hamper The Harvest, pembeli turut berdonasi untuk membantu para pejuang medis dalam upaya penanggulangan Corona (Covid-19) di Indonesia.

Edison Manalu, CEO The Harvest Group, menyampaikan bahwa The Harvest ingin mengajak masyarakat Indonesia turut membantu berjuang mengatasi pandemi Corona. Khususnya para tenaga medis yang berada di garda terdepan.

“Hasil donasi dari konsumen hamper Ramadan The Harvest akan disalurkan melalui Dompet Dhuafa. Seperti kita ketahui, Dompet Dhuafa juga saat ini berada di garda depan dalam penanggulangan Corona,” katanya, belum lama ini.

Edison melanjutkan, dalam masa pembatasan jarak fisik dan program pemerintah tentang larangan mudik, memberi hadiah Ramadan sebagai wujud silaturahmi kini tak bisa lagi dilakukan secara langsung.

Oleh itu, The Harvest memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi konsumennya untuk #SilaturahmiFromHome atau #SilaturahmiDariRumah, yaitu dengan memaksimalkan layanan “Hamper Delivery” untuk mengirim hamper langsung kepada keluarga, kerabat, sahabat atau orang-orang terdekat lainnya. “Semua bisa dilakukan dari rumah,” ujar Edison.

Donasi dari para konsumen The Harvest akan digunakan untuk pengadaan APD, suplemen, multivitamin, serta asupan makanan untuk para tenaga medis yang menangani kasus Corona. (Foto: dompetdhuafa.org)

Sementara, Direktur Eksekutif Dompet Dhuafa, drg Imam Rulyawan MARS, mengatakan bahwa donasi dari para konsumen The Harvest akan digunakan untuk pengadaan APD, suplemen, multivitamin, serta asupan makanan untuk para tenaga medis yang menangani kasus Corona.

Dompet Dhuafa, sambung Imam, juga memiliki ruma sakit (RS) yang ditunjuk oleh pemerintah sebagai RS pra-rujukan Covid-19. Beberapa RS yang menjadi prioritas bantuan di antaranya RS Kartika Pulomas Jakarta Timur dan RS Rumah Sehat Terpadu Bogor. Selain itu, Dompet Dhuafa juga memiliki RS Kontainer yang saat ini sedang dalam proses pembangunan.

BACA JUGA  Dompet Dhuafa Waspada-Sun Life Bagikan Sembako di 3 Kecamatan

“Kami menyadari bahwa kebutuhan APD itu sangat tinggi. Karena hanya sekali pakai. Jangan lupa juga asupan gizi, suplemen, daya tahan tubuh yang tinggi sangat dibutuhkan oleh tenaga medis. Apalagi saat bulan puasa ini,” kata dia.

Imam menambahkan, selain membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh para tenaga medis, dengan membeli hamper The Harvest, para konsumen sebenarnya telah meningkatkan sistem kekebalan tubuhnya sendiri.

“Karena, ada peneliti dari Jepang yang meneliti kenapa saat kondisi bencana di Aceh, para relawan tidak ada lelahnya dalam melalukan aksi respons bencana dan merasa sehat-sehat saja. Setelah diteliti, yang menjadikan relawan tetap semangat dan memiliki daya tahan tubuh yang tinggi adalah karena hormon endorfinnya meningkat berlipat-lipat,” terangnya.

Hormon endorfin adalah senyawa kimia yang dapat dihasilkan secara alami oleh tubuh dan memiliki peran dalam membantu mengurangi rasa sakit saat memicu perasaan positif. Hormon ini, kata Imam, muncul saat orang merasa bahagia dan senang, salah satunya ketika bisa berbagi.

“Maka, dengan menjadi konsumen The Harvest, ia telah meningkatkan sistem kekebalan tubuh para tenaga medis, dirinya sendiri, dan orang terdekat yang ia beri hampernya,” tutur Imam.

Kemitraan The Harvest dengan Dompet Dhuafa bukan yang pertama kali. Sebelumnya, The Harvest telah menggulirkan 7.800 paket makanan ke Wisma Atlit di Kemayoran, RSPI Sulianti Saroso di Jakarta Utara, RSUP Persahabatan di Jakarta Timur, dan RSUP Fatmawati di Jakarta Selatan. Sebagai dukungan bagi pejuang medis dan wujud gerakan kemanusiaan untuk melawan Corona.

Oleh: Muthohar
Editor: Agus Wahyudi

LEAVE A REPLY