(Foto: DD Sumsel)

ZNEWS.ID PALEMBANG – Mauly Mutiara Rahayu, penyabet juara pertama Musabaqoh Hifzil Quran (MHQ) Jus 30, yang digelar Kementerian Agama Sumatera Selatan beberapa waktu lalu, berkesempatan hadir di antara puluhan anak Yatim Kreatif Indonesia (YAKIN) Dompet Dhuafa Sumsel, untuk berbagi ilmu.

Di depan anak sejawatnya di Masjid Al Wahab, Minggu (19/1/2020), Mauly memperdengarkan suara merdunya dalam membaca Alquran. ‘Jernih dan bersihnya’ suara Mauly saat bertilawah, membuat anak-anak YAKIN tertarik untuk belajar.

Apalagi, sesekali, siswa SDIT Harapan Mulia ini mengajak anak-anak YAKIN terlibat aktif, dengan cara menyambung ayat suci Alquran yang ia bacakan. Tak hanya itu, Mauly juga mengungkapkan rahasia memiliki suara merdu saat tilawah Alquran.

“Saya kalau bangun tidur, saat pagi, langsung teriak sekeras-kerasnya. Bisa teriak begitu saja di rumah, atau teriak di dalam air. Itu untuk melatih suara dan juga membuat napas menjadi panjang saat membaca Alquran,” ungkap Mauly.

Sementara untuk makanan sendiri, ia tidak punya pantangan sama sekali. Ia mengonsumsi makanan seperti anak-anak pada umumnya.

(Foto: DD Sumsel)

“Yang penting, konsumsi makanan yang halal saja, supaya ayat suci Alqurn yang kita hafal tidak cepat lupa,” katanya.

Terakhir, Mauly menyampaikan, jika untuk dapat tilawah ataupun menghafal setiap ayat Alquran, terlebih dulu harus mencintai mukjizat Allah SWT ini.

“Saya senang dan suka Alqurn, itulah kenapa saya selalu membaca Alquran setiap harinya. Kawan-kawan juga harus begitu,” ujar Mauly.

Sementara, saat disinggung lagu tilawah yang ia lantunkan, Mauly mengungkapkan, jika di bagian awal tilawah, ia kerap mengunakan lagu Bayati, kemudian masuk Nahwand.

“Bedanya, Bayati biasanya terasa bersemangat, sedangkan Nahwand nadanya terasa sedih,” terangnya. (zal)

LEAVE A REPLY