Nadya Indri, Putri Pariwisata Indonesia Provinsi Banten, bersama relawan lainnya yang merupakan santriwati pondok pesantren Darul Mustofa membagikan menu makanan ringan kepada anak-anak di Pos Pengungsian Bencana Lebak, Pondok Pesantren Darul Mustofa Cipanas, Lebak, Banten. (Foto: dompetdhuafa.org)

ZNEWS.ID LEBAK – Melalui Taman Ceria dan PFA (Pshycological First Aid), Nadya Indri bersinergi dengan Dompet Dhuafa di Pos Pengungsian Bencana Lebak, Pondok Pesantren Darul Mustofa Cipanas, Lebak, Banten, beberapa waktu lalu. Putri Pariwisata Indonesia Provinsi Banten itu mengaku, aksinya tersebut menjadi cara memaknai hari ulang tahunnya. Dengan, menebar kebaikan dan menginspirasi.

Nadya turut memberikan kontribusinya bersama Dapur Keliling (Darling) Dompet Dhuafa di pos pengungsian tersebut. Bersama relawan lainnya yang merupakan santriwati pondok pesantren Darul Mustofa, ia turut membagikan menu makanan ringan kepada anak-anak di sana.

“Seru banget. Dompet Dhuafa banyak aksinya. Di Darling, kami bagikan makanan bubur jagung, susu hangat, dan beberapa jenis makanan ringan. Darling juga wujudnya unik dan kekinian banget. Ikut bahagia melihat mereka (peengungsi) senang,” ujar Nadya, bersemangat.

Darling sendiri telah hadir di Lebak, Banten, sejak Sabtu, 6 Januari 2020. Melanjutkan perjalanannya dari titik-titik lokasi bencana banjir Jabodetabek. Minggu sore itu, Darling membagikan 450 porsi bubur jagung. Dikatakan oleh Asep, Koordinator Darling Bencana Lebak, Darling akan menyediakan menu yang beragam setiap harinya.

“Menu bubur jagung, bisa juga soup hangat, bubur kacang hijau, dan puding. Kami juga dengan tim LKC (Layanana Kesehatan Cuma-cuma) Dompet Dhuafa, turut menyediakan menu MPASI (makanan pengganti air susu ibu)khusus bayi usia di bawah 2 tahun,” terang Asep. (dka)

LEAVE A REPLY