(Foto: dompetdhuafa.org)

ZNEWS.ID BOGOR – Bencana longsor yang menimpa Bogor masih menyisakan pilu. Belum lagi, BNPB merilis masa tanggap darurat untuk daerah Bogor diperpanjang hingga 16 Januari 2020.

Sebagai lembaga manajemen bencana, Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa telah melakukan berbagai tindakan respons. Di antaranya, evakuasi, penanganan darurat, sanitasi, pos hangat, layanan medis, layanan gizi, dapur umum, hingga pakaian ganti.

Respon awal dilakukan oleh DMC sejak hari kedua terjadinya longsor, yaitu Kamis (2/1/2020), meski tidak langsung tembus lokasi karena terhalang longsor.

Setelah berhasil membuka jalur dan selesai melakukan assessment pada Jumat (3/1/2020), keesokan harinya, tim Dapur Umum DMC datang membuka posko.

Dapur umum menjadi salah satu pos yang cukup penting dalam pelaksanaan respons bencana. Di sana, pasokan logistik berupa makanan dan minuman ditampung dan diproduksi untuk para pengungsi dan relawan. Bahkan, warga pun memilih bantuan logistik datang paling awal dibanding bantuan-bantuan lainnya.

“Yang penting ada makanan dulu aja lah. Baju atau obat-obatan belakangan ga masalah,” kata salah satu warga, Rabu (8/1/2020), ketika bantuan belum datang. (mth)

LEAVE A REPLY