ZNEWS.ID TANGSEL — Suara riuh terdengar dari ratusan orang yang hadir dalam agenda pelatihan penanganan pertolongan di air (water rescue) pagi itu, Sabtu (21/12/2019). Di Situ Bungur, Ciputat, Tangerang Selatan, sejumlah komunitas se-Tangerang Selatan terlihat tengah mengikuti arahan dari tim Disaster Management Centre (DMC) Dompet Dhuafa. Mereka tampak antusias.

Kegiatan water rescue ini merupakan bentuk perhatian dan pendekatan tim DMC Dompet Dhuafa terhadap wilayah di sekitar Tangerang Selatan. Terutama, keberadaan Situ Bungur yang dalam beberapa tahun ini kondisinya kurang terawat. Bahkan, beberapa sampah banyak ditemukan di sekitar area situ.

“Karena itu, tim DMC Dompet Dhuafa bersama ratusan orang yang tergabung dari berbagai komunitas se-Tangerang Selatan berkomitmen menjaga dan merawat Situ Bungur. Juga, bagaimana peran komunitas dalam penanganan kebencanaan di lingkungan sekitar,” ujar M Yamin, perwakilan tim Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa yang ikut memberikan pembekalan bagi puluhan komunitas.

Selain pembekalan materi water rescue, sejumlah komunitas yang hadir juga mendapat materi tentang lingkungan. Serta, mengulas peran Situ Bungur di wilayah Tangerang Selatan yang berpotensi menjadi ekowisata.

Adanya potensi tersebut, tentu akan menguntungkan warga sekitar. Sayangnya, kondisi yang kurang terawat dan ketidakpedulian masyarakat terhadap kebersihan, membuat Situ Bungur seakan terbengkalai. Beberapa masyarakat memanfaatkannya untuk memancing.

Padahal, jika dioptimalkan, Situ Bungur dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat dan berperan dalam peningkatan akselerasi roda ekonomi masyarakat sekitar Situ Bungur.

“Alhamdulillah, pemuda dari berbagai komunitas bisa bergabung dan mengikuti pembekalan dari rekan-rekan DMC Dompet Dhuafa,” ujar Rohim, salah satu tokoh masyarakat Tangerang Selatan.

Dia berharap, para pemuda ini dapat memiliki peran aktif di masyarakat. Baik dalam kebencanaan maupun lingkungan, terutama pengelolaan Situ Bungur. (fat)

LEAVE A REPLY