Tim Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa bersama TNI AU dan AD membantu pendistribusian logistik ke Wamena dengan menggunakan pesawat Hercules. (Foto: DD)

ZNEWS.ID, WAMENA — Pascakerusuhan yang terjadi di Wamena, beberapa pusat perbelanjaan bahkan pasar tradisional masih mengalami kelumpuhan. Warga setempat belum berani beraktivitas seperti sedia kala. Selain itu, beberapa sekolah hingga pusat pendidikan lainnya masih diliburkan demi keamanan.

Merespons tragedi tersebut, Dompet Dhuafa bersinergi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Udara (AU) dan Darat (AD), pada Kamis (3/10/2019), menyalurkan logistik bagi masyarakat penyintas di Wamena. Penyaluran logistik tersebut untuk membantu masyarakat Wamena yang masih kesulitan mendapatkan pasokan sembako dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Tim Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa bersama TNI AU dan AD membantu pendistribusian logistik ke Wamena dengan menggunakan pesawat Hercules. Kali ini tim membawa logistik 45 karton sarden kecil (isi 50 kaleng/karton), 36 karton sarden besar (isi 24 kaleng/karton), 300 krat telur (isi 30 butir/krat), 9 karton sosis siap santap (isi 6 toples/karton, 24 pcs/toples) dan 10 karton kornet ( isi 48 kaleng/karton),” ujar Benny, Direktur Disaster Management Center Dompet Dhuafa, Kamis (3/10/2019).

(Foto: DD)

Sebelumnya, Rabu, 2 Oktober 2019, tim DMC dan relawan di Jayapura mendapatkan tamu istimewa, yaitu Istri Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahajanto, sekaligus Ketua Umum Dharma Pertiwi Nanny Hadi Tjahjanto di Taman Ceria Dompet Dhuafa yang berlokasi di Rindam XVII/Cendrawasih.

“Alhamdulillah, sangat senang sekali dengan keceriaan anak-anak dan peran orang tua dalam membantu menenangkan anak-anaknya. Di tengah konflik seperti sekarang ini, hal tersebut sangat penting dilakukan,” tutur Nanny.

Di Taman Ceria Dompet Dhuafa, sambungnya, anak-anak bisa bermain dan belajar, sehingga dapat memperbaharui mental mereka di saat seperti ini. Nanny pun berterima kasih kepada Dompet Dhuafa atas inisiasi membangun taman ceria.

“Dan, kerja sama dengan rekan-rekan tentara di Rindam XVII/Cendrawasih, dalam mengoptimalisasi bantuan yang diberikan kepada para pengungsi dari Wamena,” katanya.

(Foto: DD)

Selaras dengan hadirnya Taman Ceria, tim DMC juga melakukan kegiatan dapur umum dalam menyiapkan sarapan pagi di pos pengungsian Rindam XVII/Cendrawasih dan posko pengungsian tongkonan Kotaraja. Pagi itu, Rabu (2/10/2019), tim relawan turut menyelenggarakan senam bersama para pengungsi hingga pengawalan distribusi bantuan logistik ke Wamena.

Sampai saat ini, kebutuhan yang diperlukan bagi masyarakat korban konflik sosial yaitu makanan, penerangan, dukungan psikososial, kebutuhan medis, hingga obat-obatan. (bim)

LEAVE A REPLY