ZNEWS.ID, PALANGKARAYA – Pagi ini, Kamis (22/10/2015), Kota Palangka Raya, seperti kota hantu, di sepanjang Jl. Tjilik Kriwut, terlihat hanya mobil yang lalu lalang, dengan lampu dinyalakan ketika berpapasan kita seperti memandang mata kucing yang terpapar sinar.

Begitu juga di jalan RTA Milono, tidak jauh berbeda, suasana sepi, belum banyak warga yang beraktivitas keluar. Kabut asap semakin tebal, Papan penunjuk Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU), sudah tidak berfungsi, mungkin sudah error karena tidak ada lagi angka yang ditunjukkan, karena jauh di atas ambang batas. Levelnya sudah lebih dari 10 kali lipat berbahaya.

Bergerak ke jalan Lintas Kalimantan, kondisinya semakin parah, jarak pandang kurang dari 20 M, asap terlihat terus bergerak, pengemudi tidak bisa laju mengendarai kendaraannya. Lampu sorot harus terus menyala, mengasih sinyal pada kendaraan yang berada di arah yang berlawanan.

Seperti pengakuan Yan, 33 tahun, sopir yang juga relawan Dompet Dhuafa, di Palangka Raya, untuk menuju lokasi respon #MelawanAsap, dengan baksos pengobatan gratis, di Desa Pilang, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau, jarak tempuh dari Palangka Raya, hanya sekitar 1 jam kalau di kondisi normal, tapi untuk kasus dalam kabut asap ini, bisa sampai 3 jam.

Bahkan menurut pengakuan Hatue, 36 tahun warga Pilang, malamnya ia sempat mengantar saudara berobat karena sesak napas ke Palangkaraya, ia harus menempuh jalan yang biasanya dia tempuh satu jam, menjadi selama 7 jam.

“Jalan mobil sangat pelan, tidak terlihat garis putih. Bahkan sering berhenti dan lihat ke luar mobil, di mana batas jalan,” cerita Hatue seperti dilansir KBK.

Yan dan Hatue serta warga Palangka Raya benar-benar berharap bencana ini segera berlalu, karena kian hari terasa semakin parah. (MEP)

Catatan Redaksi : Berita ini dihadirkan kembali untuk mengenang 4 tahun yang lalu, Palangka Raya dan sekitarnya ketika dilanda kabut asap. Tidak jauh beda dengan kondisi saat ini.  

BACA JUGA  Cekal Corona, LKC Jakarta Fokus Kesehatan Bayi dan Ibu Hamil

LEAVE A REPLY