JAKARTA, KBKNEWS.id – Kepala Rumah Sakit Mata Gaza mengatakan setidaknya 1.500 warga Palestina di Gaza telah kehilangan penglihatan mereka sejak perang dimulai.

Dr Abdul Salam Sabbah mengatakan kepada Al Jazeera Arabic bahwa serangan Israel yang sedang berlangsung telah menyebabkan ribuan orang lainnya berisiko menjadi buta karena kekurangan pasokan dan peralatan medis yang parah.

“Jumlah orang yang kehilangan penglihatan di Gaza akibat perang melebihi 1.500,” katanya.

Ia memperingatkan bahwa situasi dapat memburuk dengan cepat tanpa bantuan internasional yang mendesak.

“Ribuan orang berisiko kehilangan penglihatan karena kurangnya sumber daya. Kami meminta organisasi amal dan kemanusiaan untuk membantu kami menyediakan pasokan medis.”

LEAVE A REPLY