Tim LPM (Lembaga Pelayan Masyarakat) Dompet Dhuafa menyusuri gang kecil bersama Super Volunteer Chiki Fawzi dan Fathur, Jumat (3/4/2020). (Foto: dompetdhuafa.org)
Tim LPM (Lembaga Pelayan Masyarakat) Dompet Dhuafa menyusuri gang kecil bersama Super Volunteer Chiki Fawzi dan Fathur, Jumat (3/4/2020). (Foto: dompetdhuafa.org)

ZNEWS.ID JAKARTA – Sembari menemani sang anak, Tuti Herawati (69) duduk menikmati sore hari di depan rumahnya. Di sampingnya, terdapat kotak kecil berisi obat-obatan yang setia ia bawa, agar kapanpun dapat ia konsumsi saat dibutuhkan.

“Asam urat sudah parah. Ini pakai tongkat untuk bantu berdiri dan jalan,” katanya, kepada tim Dompet Dhuafa.

Kediaman Tuti juga dijadikan warung kelontong. Berada di dalam gang, di permukiman padat penduduk di kawasan Kenari, Jakarta Pusat.

Di tengah pandemi Corona saat ini, Tuti tetap berharap datangnya pembeli. Sehingga, kebutuhan hidupnya dan keluraga tercukupi.

“Semenjak Corona, orang-orang jadi jarang keluar rumah. Warung ikut sepi. Sampai kapan, ya, kira-kira?” ujar Tuti, terheran.

Sore itu, Jumat (3/4/2020), Tim LPM (Lembaga Pelayan Masyarakat) Dompet Dhuafa menyusuri gang kecil tersebut. Di sana, super volunteer Dompet Dhuafa, Chiki Fawzi dan Fathur, tak mau ketinggalan untuk mengawal momen kebaikan hari itu.

Puluhan paket sembako yang dibagikan berisi antara lain beras, sarden, terigu, susu kaleng, gula, minyak,  kecap, biskuit kaleng, teh, kopi, mie telor, bihun.

Tim LPM (Lembaga Pelayan Masyarakat) Dompet Dhuafa menyusuri gang kecil bersama Super Volunteer Chiki Fawzi dan Fathur, Jumat (3/4/2020). (Foto: dompetdhuafa.org)

Mereka mendorong gerobak pembawa paket sembako. Kemudian, silaturahmi mengantar langsung dari rumah ke rumah penerima manfaat.

Tak mengeluh, mereka bersemangat menebar paket kebaikan untuk kelompok rentan di sana. Termasuk, untuk Tuti.

Seketika, Tuti tak mampu membendung tangis harunya saat tim Dompet Dhuafa menghampiri. Bagi Tuti, paket sembako tersebut adalah kemewahan yang ia terima di tengah kondisi seperti ini.

“Ya Allah, alhamdulillah. Gak nyangka dapat rezeki di Jumat berkah ini. Terima kasih banyak, semoga Dompet Dhuafa lancar terus, donaturnya sehat-sehat,” kata Tuti, penuh haru.

Bagi Chiki Fawzi, pandemi ini merupakan masalah kesehatan yang menjadi masalah sosial. Anjuran pemerintah untuk work from home dan social distancing, tak sepenuhnya bisa diterapkan bagi kelompok rentan.

Isolasi diri di rumah, lanjut Chiki, tetapi mereka harus mencari nafkah untuk menyambung hidup keluarga. Menjaga jarak, tetapi mereka tinggal di permukiman padat penduduk.

“Luar biasa senangnya mereka semua ketika menerima paket sembako. Andai kalian lihat langsung, pasti bahagia. Para donatur juga langsung didoain sambil nangis. Semoga kebaikannya kembali ke kalian semua, terima kasih para donatur,” kata Chiki. (dka)

LEAVE A REPLY