Penyemprotan disinfektan di Masjid Nur Arafah yang berada di Kelurahan Pasar I, Kecamatan Prabumulih Utara, Kota Prabumulih. (Foto: DD Sumsel)

ZNEWS.ID PRABUMULIH – Aksi Cekal (Cegah Tangkal) virus Corona yang dilakukan Dompet Dhuafa Sumatera Selatan (DD Sumsel) tak hanya dilakukan di tempat-tempat ibadah di Palembang saja. Aksi yang sama juga dilakukan di Kota Prabumulih dan Lubuklinggau.

Untuk Prabumulih, Tim Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa Sumsel Unit Prabumulih mulai melakukan penyemprotan disinfektan selama tiga hari terakhir. Pada hari pertama, Selasa (24/3/2020), dua lokasi yang berhasil disterilkan adalah Masjid Mardhotillah di Jalan Sudirman dan Kul DD Prabumulih.

“Keesokan harinya atau Rabu, tim melakukan penyemprotan disinfektan di Masjid Nur Arafah, yang berada di Kelurahan Pasar I, Kecamatan Prabumulih Utara, Kota Prabumulih,” ujar Penanggungjawab Tim Cekal Corona Unit Prabumulih Umi Akoyama, Kamis (26/3/2020).

Hari ini, Kamis (26/3/2020), Tim Cekal kembali turun dan melakukan penyemprotan disinfektan di Masjid Anuqobah, Kelurahan Pasar I, Kecamatan Prabumulih Utara, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan.

“Masjid Anuqobah sebenarnya, menjadi masjid terakhir kalau berdasarkan rencana awal. Tapi, kini Dompet Dhuafa Sumsel Unit Prabumulih banyak mendapatkan permintaan dari pengurus masjid lain untuk melakukan penyemprotan disinfektan,” kata dia.

Dompet Dhuafa Sumsel Unit Prabumulih banyak mendapatkan permintaan dari pengurus masjid lain untuk melakukan penyemprotan disinfektan. (Foto: DD Sumsel)

Terkait permintaan itu, lanjut Akoyama, Tim DMC Dompet Dhuafa Sumsel Unit Prabumulih ini akan duduk bersama membicarakan hal itu.

“Kita akan bahas dulu, soal kesiapan tim dan juga waktu pelaksanaan,” kata wanita yang juga sebagai Pelaksana Program DD Sumsel Unit Prabumulih ini.

Melihat besarnya permintaan dari masjid Prabumulih untuk melakukan disinfektan, membuktikan jika masyarakat Prabumulih menyambut baik dan sangat antusias dengan aksi Cekal Corona yang dilakukan DD Sumsel Unit Prabumulih.

Meski belum ada kasus positif Corona dari Prabumulih, tapi kekhawatiran pasti ada. Itu bisa juga dilihat dari jemaah masjid yang sudah melakukan tindakan preventif. Seperti, membawa sajadah sendiri dari rumah.

Pemerintah Kota Prabumulih pun telah mengeluarkan edaran belajar di rumah bagi seluruh pelajar di Kota Nanas ini. (zal)

LEAVE A REPLY