Ilustrasi. (DD Jateng)

ZNEWS.ID SEMARANG – Pada Kamis (19/3/2020), pemerintah merilis data terbaru jumlah pasien positif Covid-19. Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan bahwa jumlah pasien positif Covid-19 di Indonesia bertambah menjadi 309 orang.

Dari total 309 kasus positif tersebut, 15 dinyatakan sembuh. Sedangkan, pasien yang meninggal bertambah menjadi 25 orang.

Beberapa kasus meninggal dengan rentang usia sekitar 45-65 tahun. Ada satu kasus yang meninggal pada usia 37 tahun. Hampir seluruhnya memiliki penyakit penyerta seperti diabetes, hipertensi, dan beberapa memiliki penyakit paru menahun.

Oleh karena itu, untuk mencegah agar tidak terinfeksi Covid-19, kita harus menerapkan 7 langkah antisipasi pencegahan secara medis dan mental untuk menanggulanginya. Apa saja? Berikut 7 langkah pencegahan tersebut.

1. Social Distancing

Social distancing adalah cara yang direkomendasikan oleh ahli kesehatan masyarakat untuk memperlambat penyebaran penyakit yang ditularkan dari orang ke orang.

Nabi Muhammad SAW pernah memperingatkan umatnya untuk tidak dekat dengan wilayah yang sedang terkena wabah. Dan, sebaliknya, jika berada di dalam tempat yang terkena wabah dilarang untuk keluar. Seperti diriwayatkan dalam hadis berikut ini:

“Jika kamu mendengar wabah di suatu wilayah, maka janganlah kalian memasukinya. Tapi jika terjadi wabah di tempat kamu berada, maka jangan tinggalkan tempat itu.” (HR Bukhari)

Beberapa contoh social distancing yang bisa dilakukan adalah dengan menghindari keramaian, bekerja dari rumah, tidak berdecak-desakan atau menjaga jarak antarorang minimal satu meter.

2. Perbanyak Doa

Kita percaya bahwa segala sesuatu yang ada di bumi ini terjadi karena kehendak Allah SWT. Begitu juga dengan adanya virus Corona yang sedang mewabah sekarang termasuk dari kehendak Allah SWT.

Perbanyak berdoa dan beribadah adalah salah satu cara agar kita mendapatkan lindungan dan terhindar dari penyakit. Rasulullah Muhammad SAW mengajarkan kita doa, salah satunya doa yang diajarkan seperti berikut ini:

Allhumma inni audzubika minal baroshi, wal junuuni, wal ju dzaami, wa sayyi il asqom.

Ya Allah, Aku berlindung kepada-Mu dari penyakit belang, gila, lepra, dan keburukan segala macam penyakit”.

3. Perbanyak Wudu

MUI pusat menyarankan kepada seluruh ummat Islam di Indonesia untuk memperbanyak wudu. Dalam imbauannya tersebut, MUI mengatakan bahwa dengan berwudhu bisa membersihkan bagian-bagian tubuh yang menjadi jalan masuknya virus Corona yakni hidung, mata, dan mulut.

Jika kita wudu minimal 5 kali dalam sehari, Insyaallah tubuh menjadi lebih bersih dan virus tidak akan menempel di tubuh.

4. Konsumsi Makanan Sehat

Secara teori, penyakit tidak akan menempel jika badan sehat dan bugar. Salah satu cara agar badan tetap sehat dan bugar adalah rutin mengonsumsi makanan sehat dan bergizi.

Jauhi makanan tidak bergizi yang melemahkan badan karena virus Corona akan cepat berkembang di badan yang sedang sakit dan lemah.

5. Biasakan Pola Hidup Bersih dan Sehat

Pola hidup bersih dan sehat seperti mencuci tangan sebelum makan dan masuk ke suatu ruangan dapat mengurangi lebih dari 95 persen kuman yang menempel di tangan manusia.

WHO juga sudah menyarankan untuk mencegah meluasnya wabah virus Corona ini ke masyarakat dengan cara selalu membawa hand sanitizer dan rajin mencuci tangan. Dengan penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), semoga kita bisa terhindar dari Covid-19.

6. Meningkatkan Imunitas Diri

Penyakit tidak akan bertahan pada tubuh yang sehat dan bugar. Oleh karena itu, kita wajib memperbanyak olahraga, perbanyak minum air putih, dan istirahat yang cukup.

7. Perbanyak Sedekah

Sedekah dapat menolak bala, salah satunya menghindarkan kita dari penyakit. Kalimat tersebut sepertinya nyata sekali dan memiliki dampak luar biasa bagi orang-orang yang mempraktikkannya.

Rasulullah SAW mengatakan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Baihaqi:

“Bersegeralah bersedekah, sebab bala bencana tidak pernah bisa mendahului sedekah”. (DD Jateng)

LEAVE A REPLY