Ikatan Aktivis Sekolah Guru Indonesia (SGI) Sumsel memberikan donasi untuk korban banjir Jabodetabek lewat Dompet Dhuafa Sumsel. (Foto: DD Sumsel)

ZNEWS.ID PALEMBANG – Korban banjir bandang di Lahat ataupun di Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang, Bekasi, (Jabodetabek) masih membutuhkan uluran tangan.
Di Kabupaten Lahat, dari 5 kecamatan yang terkena banjir, tercatat ada sekitar 837 rumah mengalami kerusakan. Mulai dari rusak parah, sedang, ringan, bahkan ada yang sampai hanyut terbawa arus.

Kendati menyebabkan kerusakan sangat parah, tidak ada korban jiwa. Sebaliknya, banjir di Jabodetabek, justru mengakibatkan 67 orang meninggal dunia, 36.419 jiwa mengungsi dan harus ditampung di 189 titik pengungsian.

Guna membantu korban banjir, Forum Indonesia Muda (FIM) dan Ikatan Aktivis Sekolah Guru Indonesia (SGI) Sumsel memberikan donasi kepada Dompet Dhuafa Sumatera Selatan, yang dipercaya untuk menyalurkannya ke korban banjir di Kabupaten Lahat ataupun Jabodetabek.

“Dari FIM kita terima donasi sebesar Rp 1.050.000 untuk disalurkan buat korban banjir di Kabupaten Lahat. Sedangkan Ikatan Aktivis SGI Sumsel memberikan donasi sebesar Rp 1.800.000 untuk disalurkan buat korban banjir di Jabodetabek,” ujar Dahlia Oktamia, SPV Fundraising Dompet Dhuafa Sumsel, Jumat (17/1/2020).

Sebelumnya, Dompet Dhuafa Sumsel juga telah menerima donasi dari BEM UIGM Palembang sebesar Rp 1.090.700, untuk disalurkan kepada korban banjir di Jabodetabek.

Untuk donasi yang terkumpul untuk korban Jabodetabek, akan disalurkan melalui Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa pusat, yang selama ini terus berada di lokasi kejadian membantu korban banjir dan menyerahkan bantuan dari donasi yang terkumpul.

FIM memberikan donasi kepada Dompet Duaffa Sumsel buat disalurkan untuk korban banjir bandang di Lahat. (Foto: DD Sumsel)

Sementara, donasi yang ditujukan untuk korban banjir di lima kecamatan di Lahat, Dompet Dhuafa Sumsel sendiri yang akan turun menyerahkan bantuan.

“Kita langsung berkoordinasi dengan relawan terkait kebutuhan korban banjir di Lahat. Dari komunikasi awal, kita berencana akan menyalurkan donasi yang baru masuk dalam bentuk peralatan sekolah,” kata Ahabba Tholibin, Staf Divisi Program Sosial dan Dakwah DD Sumsel.

Pada bantuan tahap pertama, Dompet Dhuafa Sumsel telah menyalurkan bantuan berupa sembako seperti beras, roti, minyak goring, susu, air mineral, popok bayi, mie, dan lain sebagainya.

Pada bantuan tahap kedua, DD Sumsel menyalurkan bantuan berupa seragam sekolah untuk siswa-siswi di Sekolah 02 Desa Tanda Raja, Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat. Serta, bantuan pengobatan gratis dari Klinik Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) DD Sumsel, yang dipusatkan di Desa Gunung Kembang, Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat.

“Nah, untuk menyalurkan bantuan tahap ketiga dari donasi yang terkumpul, rencananya akan kita berikan peralatan sekolah seperti pena, buku, pensil, dan lain sebagainya. Itu karena mereka memang sudah menyampaikan jika mereka membutuhkan itu saat ini,” terangnya.

Bagi masyarakat yang mau membantu korban banjir, bisa melalui nomor rekening Dompet Dhuafa Sumsel, dengan nomor BNI 96.96.933.56 dan Mandiri 133.000.765.3474. (zal)

LEAVE A REPLY