ZNEWS.ID JAKARTA — Belajar dan bermain adalah hak anak-anak yang tidak boleh hilang meski dalam suasana bencana. Kesadaran inilah yang membuat DMC DD dan Divisi Pendidikan DD mengadakan Taman Ceria (Tempat Aman dan Nyaman dari Resiko Bencana) yang bertujuan menciptakan rasa aman bagi anak dan memberikan pendampingan kesiapan belajar melalui bermain.

Selama enam hari kegiatan Taman Ceria berlangsung, ada banyak komunitas dan lembaga yang bekolaborasi. Hari minggu kemarin, Taman Ceria kedatangan lembaga Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI), Kementrian Kesehatan, Dokter Gigi Jakarta, komunitas RK-King, TOC community, dan ada penampilan spesial dari Kak Kresna Mulyadi.

Kegiatan diawali dengan pendistribusian school kits kepada adik-adik. Rafi, siswa kelas 5, salah satu anak yang berada di pengungsian mengatakan bahwa sangat senang bermain dan belajar di Taman Ceria. Sebelum masuk jam belajar, anak-anak sudah berkumpul dan bermain bersama kakak-kakak dari Dongeng Ceria. Ketika pukul 08.30 dan 13.30 secara otomatis anak-anak bersiap berbaris melingkar ke setiap kelas Taman Ceria dan belajar bersama kakak Guru Relawan Dompet Dhuafa.

 

Pemandangan yang berbeda pada siang itu di Taman Ceria adalah adik-adik datang menggunakan tas dan membawa buku tulis. Mereka datang dengan begitu semangat lalu menghampiri kakak guru relawan sambil mengatakan “kak aku siap belajar”. Setelah berbaris rapi, anak-anak mendapatkan pembelajaran yang menyenangkan dari Kak Kresna Mulyadi. Selanjutnya mereka bermain dengan kakak-kakak dari Dokter Gigi yang memberikan juga alat-alat belajar.

Terimakasih kepada para donatur yang telah membantu anak-anak pengungsian dan mengembalikan semangat mereka untuk kembali bersekolah.*

LEAVE A REPLY