ZNEWS.ID PARUNG — Guna mempelajari cara pengelolaan dana dan aset wakaf, 54 mahasiswa IAIN Kudus kunjungi Rumah Sakit Rumah Sehat Terpadu (RST) Dompet Dhuafa di Kawasan Zona Madina, Kemang, Parung, Jawa Barat, Selasa (14/1/2020).

Dosen Pembimbing Mahasiswa Solehul Hadi mengungkapkan kunjungan ini memiliki banyak manfaat. Selain dapat mempelajari sistem kelola wakaf terpadu, mahasiswa juga mampu mengetahui potensi wakaf yang ada di Indonesia.

“Manfaatnya luas,” ujar Solehul di Kawasan Zona Madina.

Muhammad Ishak mahasiswa IAIN Kudus jurusan Ekonomi Islam mengaku takjub dengan sistem kelola wakaf yang diterapkan Dompet Dhuafa.

“Rumah sakit RST Dompet Dhuafa bagus karena belum ada di tempat lain. Meski memakai dana wakaf tapi peralatannya modern semua dan pelayannya maksimal,” jelasnya.

Kabag Humas RST Dompet Dhuafa Aditya Kurniawan mengatakan kunjungan mahasiswa IAIN KUDUS (program studi Pengelolaan Wakaf dan Zakat) ke RST sangat baik guna membantu dan membuka pemahaman mahasiswa terkait tata kelola aset wakaf. Pasalnya selama ini wakaf masih dipandang untuk membangun masjid, madrasah, dan makam.

“Dengan Rumah Sakit, kita dapat mengelola aset wakaf menjadi lebih produktif karena dapat membantu dhuafa untuk mendapat layanan kesehatan,” tuturnya.*

LEAVE A REPLY