(Foto: makmalpendidikan.net)

Oleh: Sarno MPd, Kepala Sekolah Cerdas Literasi SDN 05 Saparan

ZNEWS.ID BENGKAYANG – Tugas adalah amanah yang harus dijalankan. Menjalankan amanah dengan ikhlas adalah ibadah. Maka, sejak saya mendapatkan tugas di SDN 05 Saparan, Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, saya berusaha untuk menjalankan tugas ini dengan baik sesuai dengan kemampuan saya.

Pada 28 Oktober 2004, saya mendapat tugas baru selain menjadi guru, yaitu sebagai kepala sekolah di SDN 05 Saparan. Sebelumnya, saya bertugas di SDN 10 Saparan.

Ketika saya pertama masuk di SDN 05 Saparan, banyak hal baru yang saya pikirkan. Di antaranya, dari mana saya memulai? Akan saya bawa kemana sekolah ini? Bagaimana membawanya? Dengan siapa saya menjalankan semuanya?

Pada hari berikutnya, saya ajak guru yang ada untuk musyawarah, akhirnya beberapa data berhasil saya kantongi. Data yang saya temui pertama adalah di sekolah itu ada 6 kelas dan hanya ada tiga orang guru.

Padahal, muridnya ada seratus empat anak. Selain itu, jarak antara tempat tinggal saya dengan sekolah memang tidak terlalu jauh, hanya 7 km. Tapi, jalannya sangat susah dilalui kendaraan. Itu salah satu masalah atau kendala yang saya hadapi di saat pertama kali saya bertugas sebagai Kepala Sekolah di SDN 05 Saparan.

Maka, langkah pertama yang saya lakukan adalah silaturahmi dengan tokoh masyarakat. Kebetulan, rumah Kepala Desa dekat dengan sekolah.

Dalam silaturahmi dengan Kepala Desa, saya mendapatkan beberapa petunjuk dari beliau. Di antaranya, adanya kesepakatan antara saya dan Kepala Desa untuk kerja bakti memperbaiki jalan menuju sekolah. Dan, pembuatan pagar sekolah yang dilakukan oleh orangtua murid (Komite Sekolah).

Untuk menjalankan tugas dengan baik di suatu sekolah yang jumlah rombelnya ada 6, dan jumlah murid 104 anak dengan 3 orang guru, pastinya kami mengalami kesulitan. Maka, kami berusaha bagaimana untuk mendapatkan tenaga pengajar.

Setelah saya bertugas satu tahun di SD yang saya pimpin, sekolah kami mendapat tambahan satu orang guru. Sehingga, jumlahnya jadi 4 orang guru. Untuk memenuhi kekurangan, saya mengangkat 2 orang guru tidak tetap (honor). Jadi, jumlahnya menjadi 6 guru.

SDN 05 Saparan telah memiliki tenaga pengajar yang cukup lumayan, setiap kelas dipegang oleh satu guru, tinggal bagaimana mencapai visi dan misi yang diharapkan. Dengan kerja sama yang baik di antara guru-guru yang ada, dan didukung oleh masyarakat atau Komite, tahun demi tahun, SDN 05 Saparan menunjukkan hasil yang semakin meningkat.

Terbukti, dalam akreditasi, sekolah SDN 05 Saparan sudah terakreditasi walaupun nilainya C. Pada seleksi OLIMPIADE MIPA, sering menjadi perwakilan di tingkat kabupaten.

Dalam bidang olah raga juga tidak ketinggalan. Tahun 2009, SDN 05 Saparan mewakili Kabupaten Bengkayang ke tingkat provinsi dalam cabang bulu tangkis.

Pada tahun ajaran 2010/2011, SD 05 Saparan mendapat tenaga pendamping dari Dompet Dhuafa Pendidikan selama satu tahun. Bimbingan, arahan, petunjuk, serta beberapa pelatihan yang diberikan kepada guru-guru ternyata bisa menambah semangat dan kreatifitas guru-guru, dalam menyampaikan materi pelajaran kepada anak-anak.

Tahun ajaran 2010/2011 SDN 05 Saparan mendapat rangking satu se-UPT Dinas Pendidikan Seluas dalam pelaksanaan UAS dan UAN, yang terdiri dari 45 SD dengan jumlah peserta enam ratus siswa lebih. Dalam sejarah perjalanan SDN 05 Saparan, baru ini mendapat juara satu se-UPT.

Prestasi dalam bidang olah raga juga masih bias terlihat saat O2SN tahun 2011, SDN 05 Saparan menjadi duta UPT Dinas Pendidikan Seluas untuk maju ketingkat kabupaten. Dan, hasilnya bulutangkis double dan single masih merebut juara tiga tingkat kabupaten.

Paling membanggakan bagi kami, di tahun 2011, anak didik kami, Muhammad Azmi, diterima di SMART Ekselensia Indonesia. Mengapa bangga? Karena satu satunya peserta dari Kalimantan Barat, hanya satu yang diterima dari beberapa peserta lainnya yang ikut seleksi.

Maka, kami patut bersyukur dan terima kasih kepada Dompet Dhuafa Pendidikan yang telah memberikan pendampingan kepada SD kami. Dan, juga terima kasih Kepada kepala Dinas Pendidikan Kabupaten, Kepala UPT Dinas Pendidikan Seluas, Pengawas TK/SD Kecamatan Jagoi Babang, guru-guru SD 05 Saparan, Komite dan seluruh pihak yang mendukung keberhasilan SDN 05 Saparan.

Semoga, SDN 05 Saparan lebih meningkat dan berprestasi di tahun yang akan datang. Selamat berjuang! (makmalpendidikan.net)

LEAVE A REPLY