ZNEWS.ID BOGOR – Kanker payudara masih menjadi penyakit menakutkan bagi perempuan di Indonesia. Berdasarkan data Global Cancer Observatory 2018 dari World Health Organization (WHO) menunjukkan, kasus kanker yang paling banyak terjadi di Indonesia adalah kanker payudara, yakni 58.256 kasus atau 16,7% dari total 348.809 kasus kanker.

Sementara, Kementerian Kesehatan sendiri mencatat, per 31 januari 2019, angka perempuan yang mengidap kanker payudara mencapai 42,1 persen per 100 ribu penduduk, dengan angka rata-rata kematian 17 orang per 100 ribu penduduk.

 

Hal ini yang kemudian menggerakkan Yayasan Muda Giat Peduli Indonesia (YMGPI) concern dalam menangani isu tersebut. Bersama Dompet Dhuafa, yayasan yang didominasi kaum milennial ini berkolaborasi melakukan langkah preventif, berkaitan dengan pengendalian penyakit mematikan nomor satu di Indonesia ini.

Bentuk kerja sama yang terjalin berupa penyerahan alat kesehatan Mammograf, yaitu alat pendeteksi dini kanker. Kerja sama ditandai dengan penandatanganan Memorendum of Undestanding (MoU), antara Dompet Dhuafa dan pihak YMGPI di kawasan wakaf terpadu Zona Madina, Parung, Bogor, Jumat (29/11/2019). Rencananya, sejumlah Mammograf tersebut akan disalaurkan ke seluruh layanan kesehatan Dompet Dhuafa di seluruh Indonesia.

 

“Alhamdulillah ini adalah sinergi yang bermanfaat bagi umat. Sekaligus pembuktian bagi anak muda untuk bergerak dalam kebaikan, termasuk gerakan ini yang diinisiasi juga oleh milenial. Dana wakaf yang dihimpun oleh dompet Dhuafa, 60 persen di antaranya adalah dari kalangan umur 20-35 tahun,” terang Imam Rulyawan, Direktur Eksekutif Dompet Dhuafa.

Alasan YMGPI menggandeng Dompet Dhuafa dalam menekan angka kanker payudara di Indonesia karena, Lembaga nirlaba milik masyarakat Indonesia ini dinilai sebagai lembaga filantropi yang sudah berpengalaman dalam bidang kesehatan.

Jejaring Lembaga kesehatan berbasis wakaf dan zakat seperti rumah sakit, klinik Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) dan puluhan Pos Sehat sudah tersebar di berbagai provinsi di Indonesia.

“Saya ingin berterima kasih kepada Dompet Dhuafa atas kesempatan untuk kolaborasinya. Dalam kolaborasi besar dengan Dompet Dhuafa ini, kita akan mengumpulkan alat kesehatan mammogram yang nantinya disalurkan ke berbagai lembaga kesehatan Dompet Dhuafa di Indonesia,” ujar Tania Nordina, Ketua YMGPI

Kita, lanjut Tania, memilih Dompet Dhuafa karena lembaga ini terpercaya. Sudah banyak bukti bagaimana Dompet Dhuafa mengelola dana umat untuk kesejahteraan kaum kurang mampu, melalui rumah sakit dan lain sebagainya. (fat)

LEAVE A REPLY